Kemegahan 'Orang Yang Mendapat Petunjuk'

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Sendia Berka|44149|KALTENG & KALSEL|48

Kemegahan 'Orang Yang Mendapat Petunjuk'

Redaksi Detik Travel - detikTravel
Senin, 28 Mar 2011 11:25 WIB
loading...
Redaksi Detik Travel
Kemegahan Sabilal Muhtadin
Tampak Depan Sabilal Muhtadin
Bedug di Sabilal Muhtadin
Sisi samping Masjid Sabilal Muhtadin
Ukiran di pintu Masjid Sabilal Muhtadin
Ruang dalam Masjid
Kemegahan Orang Yang Mendapat Petunjuk
Kemegahan Orang Yang Mendapat Petunjuk
Kemegahan Orang Yang Mendapat Petunjuk
Kemegahan Orang Yang Mendapat Petunjuk
Kemegahan Orang Yang Mendapat Petunjuk
Kemegahan Orang Yang Mendapat Petunjuk
Jakarta - Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Anda pasti tak akan melewatkan masjid ini saat berada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Masjid yang berada di tengah kota Banjarmasin ini dibangun diatas tanah seluas 10,5 hektar. Masjid ini mampu menampung sekitar 5.000 jamaah di bagian dalam, dan 10.000 jamaah di bagian plasa. Masjid terbesar di Kalimantan Selatan ini dibangun pada tahun 1974, dan mulai digunakan pada tahun 1979, baru kemudian diresmikan pada tanggal 9 Februari 1981 oleh Presiden R1 ke-2, Soeharto.

Masjid Sabilal Muhtadin yang menggunakan ornamen-ornamen gaya Suku Banjar dan Suku Dayak,  awalnya adalah bekas benteng Belanda dan asrama tentara. Biasanya pada kubah setiap masjid, terdapat lambang bulan dan bintang, namun tidak di masjid ini. Keunikan lainnya, kubah masjid ini berbentuk tangguy, yaitu topi yang biasa digunakan oleh para petani di Kalimantan.

Nama Sabilal Muhtadin sendiri diambil dari judul buku fiqih karangan Syekh Muhammad Arsyad Albanjari yang artinya orang yang mendapat petunjuk. Didalam komplek masjid yang menjadi kebanggaan warga Kalimantan Selatan ini juga terdapat sekolah dari tingkat TK-SMA Sabilal Muhtadin, juga kantor MUI. 

Jika anda berada di Banjarmasin, sempatkan waktu untuk mengunjungi masjid yang dikepalai oleh Drs. Rusdiansyah Asnawi, SH, anda juga bisa bertanya mengenai sejarahnya langsung kepada pengurus paling lama sejak tahun 1978,  H. M. Idris yang menjabat sebagai  kepala seksi kebersihan dan keamanan.  Atau mungkin sekedar berkunjung untuk melihat  bedug dengan diameter 1 meter dan panjang 2,5 meter dan mengagumi keindahannya.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads