Hari pertama petualangan di Sulawesi Tengah tanggal 4 Oktober 2010 dimulai dengan mendarat di Palu sore hari 17.15 WITA, perjalanan yang panjang selama 4 jam membuat kami tidak sabar untuk mencari makanan khas Sulawesi Tengah, setelah sempat bertanya-tanya "Kaledo"lah jawabannya! Apa sih kaledo ini? Kaledo merupakan soto layaknya soto konro dan babat tapi daging yang digunakan adalah daging kaki sapi atau lembu. Kaki sapi yang sulit dimakan ini membuat petualang kuliner ACI semakin penasaran, karena semakin sulit cara memakannya maka makin lezat juga rasa dari makanan ini.
Yang berbeda lagi dari Soto Kaledo ini adalah singkong! Untuk saya yang biasa makan nasi tentu saja aneh rasanya mencoba soto Kaledo yang dimakannya dengan singkong, tapi rasa penasaran yang jauh lebih besar inilah yang kemudian mebuat saya sangat senang karena ternyata kombinasi Soto Kaledo dan singkong ini luar biasa nikmat! Buat pembaca yang tidak suka singkong, tenang saja karena ada "burasa" kalau di jawa sih namanya lontong, tapi bedanya pada cara pembungkusannya. Berbeda dengan lontong yang dibuat lonjong, burasa dbuat membentuk persegi.
Masyarakat Donggala sendiri biasanya masak dan makan Soto Kaledo di rumah masing-masing, terutama jika ada perayaan seperti lebaran haji yang memiliki ritual potong kambing, sangat tidak lengkap kalau tidak dirayakan dengan Soto Kaledo ini. Di jl.Palu-Donggala yang merupakan salah satu jalur utama di Sulawesi ini terdapat 3 restoran yang menyajikan Soto Kaledo, yang paling terkenal adalah "Soto Kaledo Loli". "Saya sih biasanya makan Soto Kaledo di rumah, soalnya di Loli ini sering kali kehabisan, tapi kadang saya juga suka makan di sini" tutur Turo yang sudah tinggal di Ampana selama puluhan tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penasaran kan dengan Soto Kaledo? Ayo kunjungi Sulawesi Tengah dan rasakan nikmatnya Soto Kaledo asli di jl.Palu-Donggala! Makanan wajib Sulawesi Tengah harganya Rp 30.000/porsi sudah beserta sagu burasa dan pelengkap lainnya.











































Komentar Terbanyak
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Setelah Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Acara Lari, Entourage Bali Minta Maaf
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten