Saat kami mengunjungi rumah pengasingan Bung Karno di kota Ende (23/10/2010), saya sempat terdiam sejenak di salah satu ruangan rumah itu. Menghela napas panjang dan termenung di depan sebuah pigura kecil. Pigura ini berisikan amanat Bung Karno untuk bangsa Indonesia. Dan saya ingin menuliskan kembali amanat itu agar bisa dibaca oleh lebih banyak orang dan menjadi penyemangat, tanpa harus berkunjung ke rumah pengasingan Bung Karno di Ende.
AMANAT UNTUK BANGSA INDONESIA
"Hukum dan Moral"
Seorang penulis berkata: "Mempeladjari sedjarah adalah omong kosong". "History is bunk", katanja. Penulis ini tidak benar. Sedjarah adalah berguna sekali. Dari mempeladjari sedjarah orang bisa menemukan hukum - hukum jang menguasai kehidupan manusia. Salah satu hukum itu ialah: bahwa tidak ada bangsa bisa mendjadi besar dan makmur zonder kerdja. Terbukti dalam sedjarah segala jaman, bahwa kebesaran bangsa dan kemakmuran tidak pernah djatuh gratis dari langit. Kebesaran bangsa dan kemakmuran selalu "kristallisasi" keringat. Ini adalah hukum, jang kita temukan dari mempeladjari sedjarah.
Bangsa Indonesia, tariklah moral dari hukum ini!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada hari ulang tahun Proklamasi ke VI












































Komentar Terbanyak
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
Viral 'Tembok Ratapan Solo', Politisi PSI: Bukti Jokowi Dicintai
Memalukan! Turis Turun dari Kapal Pesiar di Lombok Malah Disambut Tumpukan Sampah