Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 25 Mei 2021 14:45 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Menengok Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Luar Biasa Pemandangannya

Dedy Rahmat Nurda
d'Traveler
Para bocah ceria didepan gerbang Perpustakaan Proklamator Bung Hatta
Para bocah ceria didepan gerbang Perpustakaan Proklamator Bung Hatta
Pintu masuk pustaka yang megah dengan sosok patung Bung Hatta yang gagah berwibawa di Perpustakaan Proklamator Bung Hatta
Pintu masuk pustaka yang megah dengan sosok patung Bung Hatta yang gagah berwibawa di Perpustakaan Proklamator Bung Hatta
Lobi dan ruang pelayanan yang mewah juga nyaman di Perpustakaan Proklamator Bung Hatta
Lobi dan ruang pelayanan yang mewah juga nyaman di Perpustakaan Proklamator Bung Hatta
Ada ribuan judul koleksi buku yang tersimpan di Perpustakaan Proklamator Bung Hatta
Ada ribuan judul koleksi buku yang tersimpan di Perpustakaan Proklamator Bung Hatta
Ruang baca anak yang menyenangkan bagi dan penuh warna di Perpustakaan Proklamator Bung Hatta
Ruang baca anak yang menyenangkan bagi dan penuh warna di Perpustakaan Proklamator Bung Hatta
Pemandangan Kota Bukittinggi terlihat dari ketinggian di halaman Perpustakaan Proklamator Bung Hatta
Pemandangan Kota Bukittinggi terlihat dari ketinggian di halaman Perpustakaan Proklamator Bung Hatta
detikTravel Community -

Menyebut kata pustaka, ingatan sebagian besar kita akan tertuju pada suasana keheningan di sebuah ruangan dengan deretan buku-buku berdebu yang terpajang di atas rak-rak kayu atau etalase rangka besi yang menua.

Memori juga akan terkoneksi pada suasana dingin dan kaku dari orang-orang yang berkacamata tebal dengan wajah serius yang duduk di bangku-bangku dengan meja-meja panjang, yang di hadapannya bertumpuk 2-3 buah buku usang yang terlihat dari kertasnya yang lusuh dan menguning.

Pustaka dianggap arena bermain bagi orang-orang yang serius. Minim tegur sapa, cukup sedikit senyuman dan anggukan kepala sudah lebih dari cukup untuk bisa dikatakan memenuhi tata krama pergaulan di sini.

Bersuara keras apalagi canda tawa, haram hukumnya. Semua sudah paham, bahwa di sini setiap orang butuh wilayah privasi yang tak boleh diintervensi.

Namun gambaran dingin pustaka bagi sebagian orang itu hanyalah imaji perpustakaan zaman saat kita berseragam sekolah dahulu kala. Era sudah lama berubah, perpustakaan kini sudah berwajah ramah.

Sebagaimana salah satu Perpustakaan Nasional yang kami kunjungi beberapa waktu lalu bersama keluarga, selain menyediakan areal koleksi buku dan tempat baca, perpustakaan ini juga memiliki spot-spot bersantai dan bermain yang cocok untuk anak-anak dan keluarga di pelatarannya yang luas serta taman-taman pekarangannya yang asri

Maka dua bocah kecil kami pun dengan gembira berlari menyusuri koridor panjang yang megah dan lebar di pelataran perpustakaan itu. Sebuah kegembiraan yang jadi pelebur segala kejenuhan dan kesuntukan mereka yang terpaksa hidup nyaris terkungkung dan terkurung akibat pandemi yang entah kapan bakal usai.

Tepat di tengah pelataran, sebuah kolam selebar satu meter memanjang jauh hingga ke ujung lorong yang bermuara pada sebuah kolam berbentuk lingkaran. Di ujung sana, persis di pusaran kolam berdiri gagah sebuah monumen setinggi 5-6 meter yang berbentuk kerucut lancip mendongak langit.

Sementara itu tepat di ujung sisi lainnya, berdiri dengan gagah patung perunggu seorang sosok pahlawan yang menjadi icon sekaligus menjadi nama perpustakaan nasional ini. Inilah Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, satu dari dua perpustakaan Proklamator yang ada di Indonesia.

Sebagaimana halnya dengan kembarannya Perpustakaan Bung Karno di Kota Blitar, Perpustakaan Proklamator Bung Hatta ini juga didirikan tepat di kota kelahirannya di Kota Bukittinggi, yang dibangun dengan ciri bangunan berasitektur unik dengan perpaduan antara gaya modern minimalis dengan sedikit sentuhan etnik tradisional Minang pada bagian pintu masuknya.

Perpustakaan Proklamator Bung Hatta ini menawarkan sensasi berbeda dari bangunan pustaka pada umumnya. Posisinya yang berada di atas ketinggian bukit berketinggian sekitar 75 meter.

Di hadapan Perpustakaan Proklamator Bung Hatta terbentang indah Kota Bukittinggi dengan panorama alam perkotaan dan lembah Ngarai Sianok yang tampak di kejauhan sungguh memukau mata. Destinasi ini menawarkan kesegaran baru tatkala bola mata mungkin mulai lelah membaca.

Apalagi jika kita berada di sana di pagi hari yang cerah di saat mentari mulai naik, atau di sore hari tatkala sang surya hendak kembali ke peraduannya. Maka panorama alam yang terbentang dengan Gunung Singgalang dan Gunung Marapi berdiri menjadi latar belakang menjadi sebuah mahakarya lukisan alam yang tak terlukiskan dengan kata-kata.

Maka tak heran jika sebagian pengunjung yang datang ke Perpustakaan Bung Hatta ini tak sepenuhnya memiliki tujuan untuk sekedar membaca atau meminjam koleksi buku perpustakaan saja. Di pagi hari kawasan ini menjadi salah satu tempat populer untuk olahraga pagi seperti jogging dan jalan kaki menaklukan tanjakkan yang cukup tinggi.

Dan di siang hingga sore hari, kawasan Perpustakaan Proklamator Bung Hatta ini selain banyak dikunjungi oleh para pemustaka, namun juga oleh masyarakat sekitar sebagai tempat bercengkerama bersama keluarga.

Namun satu hal yang pasti, dengan segala fasilitasnya, perpustakaan ini tak mengabaikan fungsi utamanya sebagai sarana untuk menjembatani ilmu pengetahuan kepada masyarakat.

Ada ribuan koleksi judul buku, baik berupa buku-buku fisik dari berbagai bidang disiplin ilmu dan bacaan umum, serta ribuan buku dalam format digital yang dapat diakses secara daring. Ruang baca yang disediakan bernuansa modern minimalis, dengan suasana sejuk dan nyaman serta ekslusif.

Sebuah ruang baca anak disediakan dengan ratusan koleksi buku bacaan anak yang memikat penuh warna-warni, dilengkapi dengan fasilitas bermain penuh edukasi. Buku digital dapat diakses dengan fasilitas komputer dengan Wi-Fi yang mumpuni dalam suatu ruang khusus dan tentu saja tanpa biaya apa-apa. Katalog terkomputerisasi dengan pelayanan pustakawan yang ramah dan melayani.

Satu hal yang terpenting Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, ada koleksi khusus yang tak dimiliki oleh pustaka-pustaka lainnya di Indonesia. Buku-buku pribadi Bung Hatta adalah koleksi ekslusif yang tersimpan dan dirawat rapi di sini.

Meskipun buku yang merupakan peninggalan asli atau juga buku-buku cetakan ulang karya sang proklamator ini tentu saja bukan merupakan koleksi yang dapat dipinjam untuk dibawa pulang. Namun peninggalan istimewa dari founding father yang selama hidupnya dikenal lekat dengan buku ini, telah menjadi semacam ikon utama bagi perpustakaan nasional yang membedakannya dari perpustakaan lain di tanah air.

Maka di tengah situasi yang tak mudah untuk menemukan tempat yang aman dan nyaman untuk menari hiburan dan edukasi di masa pandemi. Perpustakaan Proklamator Bung Hatta Bukittinggi adalah salah satu pilihan tujuan yang paling tepat untuk dikunjungi bersama pasangan dan putra-putri.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
DMentor
×
dMentor Setop Investasi Bitcoin Cs
d'Mentor Setop Investasi Bitcoin Cs Selengkapnya