Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 21 Jul 2021 14:35 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Menelusuri Kota Tambang Leoben di Austria

Rohmatulloh
d'Traveler
Alun-alun Kota Leoben
Alun-alun Kota Leoben
Taman Peter Tunner
Taman Peter Tunner
Menara Schwammerlturm
Menara Schwammerlturm
Jembatan penghubung Sungai Mur dan Schwammerlturm
Jembatan penghubung Sungai Mur dan Schwammerlturm
Sungai Mur
Sungai Mur
detikTravel Community -

Menelusuri suatu kota tua merupakan perjalanan yang mengantarkan kita menengok kembali jejak budaya dan peradaban ratusan tahun yang lalu. Objek peninggalan yang masih bisa disaksikan hingga sekarang yakni Kota Tambang Leoben, Austria.

Leoben sebagai kota tua di Austria yang menarik untuk ditelusuri. Kota ini merupakan kota terbesar kesembilanbelas di Austria dan terbesar kedua di negara bagian Styria.

Dalam buku panduan perjalanan "17 Small Historic Towns in Austria", Leoben termasuk tujuh belas kota bersejarah yang dapat ditelusuri dalam waktu 48 jam. Leoben dikenal sebagai kota tambang memiliki banyak bangunan yang mengesankan.

Di sana ada beberapa museum, yakni Museums Center Leoben, museum metalurgi Donawitz, museum di balai kota lama, museum pertambangan batubara dan pertanian courtyard Kammern, Museum Stibichhofen, Montanuniversität Leoben, menara Schwammerlturm, dan banyak lainnya sampai ke pegunungan.

Juga ada universitas pertambangan yang terkenal telah ada sejak awal abad XIX dengan memiliki nama yang selalu berganti hingga sekarang menjadi Montanuniversität Leoben. Cukup berjalan kaki, kita akan melewati Taman Peter Tunner dengan monumennya yang diabadikan sebagai pelopor pertambangan atas kontribusi besarnya bagi industri besi dan baja secara massal.

Namanya pun dapat ditemukan sebagai nama gedung univertitas. Tidak begitu jauh lagi ada Schwammerlturm, bangunan menara yang masih berada di dalam kompleks abad pertengahan (abad XIII).

Keunikannya memiliki topi seperti jamur dengan tinggi sekitar tiga puluh meter. Bangunan ini mengalami perubahan dan juga pernah rusak akibat gempa bumi. Tetapi diperbaiki kembali.

Untuk menjangkau menara cukup berjalan kaki. Jika dari Hotel Kongres dengan jalan lurus terus sekitar empat menit atau 300 meter. Perjalanan melewati balai kota, pertokoan, kafe, dan alun-alun kota yang terdapat monumen terkenal Pestsäule.

Schwammerlturm sebagai gerbang kota yang masih bertahan hingga saat ini, menjadi penanda Kota Leoben. Di bagian bawah menara terdapat lorong sebagai perlintasan jalan menuju jembatan yang melintasi Sungai Mur.

Sungai Mur juga sebagai jalur perlintasan sepeda yang indah dan bersih. Untuk menikmantinya, Anda dapat menggunakan transportasi sepeda yang dapat disewa di tempat pelayanan penyewaan sepeda.

Tidak hanya bangunan bersejarah, ada juga bangunan modern dan minimalis seperti pusat perbelanjaan, kantor pertambangan, dan lainnya. Di sekitar menara ada makanan kebab yang dijual oleh warga keturunan Turki.

Jika traveler berkesempatan berkunjung ke sana, jangan lupa ke menara ini dan objek bersejarah lainnya. Banyak nilai-nilai pendidikan karakter yang dapat ditanamkan langsung dari objeknya seperti nilai semangat belajar dan inovasi dari seorang pelopor pertambangan.

Semangat bekerja masyarakat kotanya dalam membangun budaya dan peradaban yang masih terawat hingga hari ini. Kotanya pun bersih dan menyenangkan.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA