Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 30 Jul 2021 12:50 WIB

D'TRAVELERS STORIES

5 Hal Kenapa Kamu Harus Mengunjungi Desa Wisata Taman Ingas

Melinda Alifah
d'Traveler
Foto: Saung di Taman Ingas (Melinda Afifah/dtravelers)
Foto: Saung di Taman Ingas (Melinda Afifah/d'travelers)
detik
detik
Logo Taman Ingas (Melinda Afifah/dtravelers)
Logo Taman Ingas (Melinda Afifah/d'travelers)
Salah satu menu di Taman Ingas (Melinda Afifah/dtravelers)
Salah satu menu di Taman Ingas (Melinda Afifah/d'travelers)
Dikembangkan oleh Pemuda Yang Kreatif (Melinda Afifah/dtravelers)
Dikembangkan oleh Pemuda Yang Kreatif (Melinda Afifah/d'travelers)
Suasana Malam hari di Taman Ingas (Melinda Afifah/dtravelers)
Suasana Malam hari di Taman Ingas (Melinda Afifah/d'travelers)
detikTravel Community -

Desa wisata adalah sebuah kawasan pedesaan yang memiliki beberapa karakteristik khusus untuk menjadi daerah tujuan wisata. Nah salah satunya adalah Taman Ingas.

Desa Wisata Taman Ingas berada Jalan Kwasen, Srimartani, Kecamatan Piyungan, Bantul, DIY. Berikut 5 hal kenapa traveler harus mengunjungi desa wisata ini.

1. Desa Wisata yang Menawarkan Keasrian Pedesaan

Taman Ingas menawarkan destinasi wisata bernuansa alam dan pedesaan yang dimana pengunjung akan disuguhkan dengan nuansa pedesaan yang cukup terasa keasriannya. Sehingga tidak jarang banyak pengunjung yang pergi ke Taman Ingas hanya untuk mencari angin segar di desa yang tidak bisa didapatkan di daerah kota.

2. Jembatan Siang Rindu, Malam Syahdu

Selain menawarkan suasana yang asri, Taman Ingas juga memiliki spot yang cukup menarik salah satunya ada jembatan ini. Konon, bagi beberapa pengunjung jembatan ini memiliki rasa tersendiri ketika kita sedang berada disana. Wah perasaan seperti apa ya?

3.Saung Yang Menjadi Ciri Khas Taman Ingas

Taman Ingas sendiri bermula dari keluhan beberapa orang tua di Desa Srimartani karena anak-anak mereka tidak belajar karena kegiatan belajar-mengajar dialihkan menjadi daring akibat COVID-19, lalu beberapa anak remaja karang taruna berinisiatif untuk membuat lambrok-lambrok kecil yang nantinya akan digunakan sebagai tempat anak-anak desa Srimartani belajar daring.

4. Kuliner Yang Harganya Sangat Terjangkau

Selain menawarkan spot wisata dan suasana yang asri, pengunjung juga dapat memesan makanan di Taman Ingas untuk menemani saat berkunjung di desa wisata ini. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, mulai dari Rp.1000 sampai yang paling mahal Rp 17.000. Cukup murah bukan?

5. Dikembangkan oleh Pemuda Yang Kreatif

Dibalik berdirinya Taman Ingas hingga saat ini, para pemuda di sekitar desa itu turut membantu dalam mengembangkan desa wisata Taman Ingas ini. Sehingga Taman Ingas dapat dikenal lebih oleh masyarakat luas.

Namun saat ini masih diberlakukan PPKM, jadi traveler harap bersabar ya. Mudah-mudahan pandemi segera mereda. Jangan lupa terus terapkan protokol kesehatan traveler!

---

Artikel ini ditulis oleh pembaca detik Travel, Melinda Alifah. Traveler yang hobi berbagi cerita perjalanan, yuk kirim artikel, foto atau snapshot kepada detikTravel di d'Travelers. Link-nya di sini.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA