Seekor anak gajah dengan separuh belalai itu ditemukan oleh penduduk desa di Kabupaten Aceh Jaya. Hidupnya yang merana lalu mati menjadi sorotan media asing.
Seekor bayi gajah Sumatera mati setelah kehilangan separuh belalainya akibat jebakan yang dibuat oleh pemburu liar di Indonesia.
Anak gajah berusia satu tahun yang terancam punah itu ditinggalkan oleh kawanannya setelah terperangkap dalam jerat. Ia ditemukan oleh penduduk desa dan dibawa ke lembaga konservasi untuk dirawat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pejabat konservasi mengatakan mereka mencoba menyelamatkan nyawanya dengan mengamputasi belalainya. Tapi, si anak gajah menyerah karena infeksi akibat luka-lukanya dua hari kemudian.
"Kami tidak bisa menyelamatkannya karena lukanya parah dan terinfeksi," kata Agus Arianto, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh.
"Kami melakukan yang terbaik untuk membantunya," imbuh dia pada BBC, dilansir detikTravel Jumat (19/11/2021).
![]() |
Gajah Sumatera dianggap sebagai spesies yang terancam punah karena laju deforestasi yang cepat di habitat aslinya di Kalimantan dan Sumatera.
Gajah jantan sangat rentan terhadap pemburu liar karena gadingnya yang berharga mahal, yang dijual di pasar gading ilegal.
Kematian anak gajah Sumatera tersebut adalah yang terbaru dalam serangkaian kematian terkait perburuan. Insiden terakhir terjadi pada Juli tahun ini, di mana seekor gajah dewasa ditemukan dipenggal kepalanya dengan bagian gading telah robek.
(msl/ddn)
Komentar Terbanyak
Ada Gerbong Khusus Merokok di Kereta, Kamu Setuju?
Terpopuler: Dedi Mulyadi Terancam Dicopot, Ini Penjelasan DPRD Jabar
Bisa-bisanya Anggota DPR Usulkan Gerbong Rokok di Kereta