Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 19 Jan 2023 14:45 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Megahnya Masjid Laksamana Cheng Hoo di Kota Jambi

RIon Nofrianda
d'Traveler
Potret Masjid Laksamana Cheng Hoo tampak depan
Potret Masjid Laksamana Cheng Hoo tampak depan
Keramik hitam tulisan Masjid Muhammad Cheng Hoo
Keramik hitam tulisan Masjid Muhammad Cheng Hoo
Mimbar dalam masjid
Mimbar dalam masjid
Pemandangan indah atap masjid dari dalam
Pemandangan indah atap masjid dari dalam
Atap masjid dari luar terlhiat bulan dan bintang
Atap masjid dari luar terlhiat bulan dan bintang
detikTravel Community -

Masjid Laksamana Cheng Hoo menjadi salah satu icon Kota Jambi. Bangunan masjid di dominasi warna merah, diukir dengan ornamen khas negeri tirai bambu China menjadi daya tarik tersendiri dari bangunan ini.

Dari arah Kota Jambi, pengunjung dapat melalui jalan lintas Jambi-Pelembang, kemudian di perempatan paal tujuh, masuk Jalan Letmud Sarniem melewati, kurang lebih 600 meter di sisi kiri masuk ke lorong Ibrahim Ripin di samping lorong terdapat kilang minyak. Masjid ini berada di atas dataran tinggi diujung Jalan Ibrahim Ripin, Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.

Sungguh takjub melihat kemegahan bangunan masjid Laksamana Cheng Hoo ini, dengan halaman masjid yang luas dan berada di tengah perkampungan warga. Imlek tahun 2023 ini menjadi tahun kedua masjid ini di fungsikan, setelah diresmikan pada imlek dua tahun lalu yaitu pada tanggal 21 februari 2021. Masjid ini dibangun atas inisiasi Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI).

Konon, Laksamana Chengho atau ZhangHe dengan nama asli Ma He / Ma Sambao lahir di Yunnan, China. Kata Ma adalah pelafalan bahasa China dalam menyebut nama Muhammad. Cheng Hoo adalah seorang muslim yang dipercaya kaisar Yongle dari Tiongkok (berkuasa pada tahun 1403-1424).

Keramik hitam tulisan Masjid Muhammad Cheng HooKeramik hitam tulisan Masjid Muhammad Cheng Hoo Foto: detik

Pada tahun 1405 hingga 1433, Cheng Hoo telah melakukan tujuh pelayaran keliling dunia serta pada tahun 1415 Cheng Hoo berlabuh di Muara Jati Cirebon dan menghadiahi conderamata khas Tiongkok kepada Sultan Cirebon. Laksamana Cheng Hoo memimpin Armada laut dan rombongan diantaranya Syekh Quro dan Syekh Datuk Kahfi.

Laksamana Cheng Hoo lahir pada tahun 1371 dan wafat tahun 1435 M. Maka dari itulah, untuk mengenang jasa pengorbanannya, nama Laksamana Cheng Hoo diabadikan oleh Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) menjadi nama masjid. Sejarah ini dapat pengunjung baca tembok sisi kanan masjid.

Masjid Laksamana Cheng Hoo terdapat juga dibeberapa wilayah di Indonesia diantaranya di Provinsi Palembang, Pasuruan, Surabaya, Kutai Kartanegara, Purbalingga, Banyuwangi, Gowa dan Batam. Terlihat bangunan masjid ini terdiri dari 1 bangunan atap yang besar dan tiga tingkatan atap kecil di bagian atas masjid dan dipuncaknya terpasang kubah serta simbol bulan dan bintang.

Di bagian bawah halaman parkir tertulis tulisan Masjid Muhammad Cheng Hoo berikut dengan tulisan China nya yang terukir di keramik berwarna hitam menghadap ke jalan. Menaiki masjid ini menapaki beberapa anak tangga hingga sampailah di depan pintu masuk masjid Laksamana Cheng Hoo dengan arstitek bulat, terlihat juga bergelantungan lampion di sisi kiri dan kanan atap teras masjid.

Jika ingin berwudhu atau ke toilet berada di sisi kanan masjid. Masuk ke bagian dalam, akan terlihat megahnya bangunan masjid Laksamana Cheng Hoo dengan warna dinding dominan merah dan kuning.

Terdapat pula mimbar disamping imam seperti masjid pada umumnya, dengan lima simbol bulan sabit dua dikiri, dua di kanan dan satu di bagian belakang mimbar dengan warna keemasan yang terlihat mewah. Semoga masjid ini tetap terjaga dan ramai dikunjungi jemaah untuk melaksanakan shalat disamping sebagai tempat wisata religi bagi pelancong di seluruh penjuru negeri.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA