Musim durian sudah tiba. Saatnya kamu yang doyan durian untuk berburu buah lezat ini di Salatiga bersama dengan keluarga.
Salatiga adalah sebuah kota di Jawa Tengah yang sekarang sudah mulai naik daun di media sosial. Kota kecil ini terkenal dengan kesejukan udara dan kekayaan kulinernya.
Di Salatiga, kalian bisa berburu durian. Bulan-bulan Januari ini termasuk musim berbuahnya durian. Ada satu daerah dimana kalian bisa menikmati durian sampai puas. Namanya kampung Blotongan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kampung itu, hampir sepanjang jalan dipenuhi dengan pohon durian. Kebun-kebun durian milik warga tumbuh dengan suburnya di sini.
Kalian bisa menikmati buah durian di tengah pemandangan kebun yang rindang. Kebun milik warga itu ditumbuhi dengan ribuan pohon durian asli Salatiga.
Kualitas durian asli Salatiga dikenal memiliki tekstur creamy dengan rasa manis yang intens dan sedikit sentuhan pahit yang khas. Bagi keluarga kami, durian dengan rasa yang khas seperti ini mendapat tempat khusus di hati.
Sensasi durian lokal atau varietas durian unggulan Salatiga kini menjadi buah bibir di kalangan wisatawan. Bahkan, durian Salatiga ini banyak yang memesan untuk dijadikan buah tangan.
Yang uniknya, di Salatiga ada tempat untuk menikmati durian sekaligus main padel. Namanya Beans Durian dan Beans Padel yang menarik minat pengunjung.
"Kami ingin menunjukkan bahwa durian asli Salatiga memiliki daya saing tinggi. Melalui konsep 'Beans Durian', kami mengemas kekayaan alam lokal menjadi produk gaya hidup yang sangat diminati wisatawan," ujar Muhammad Yasin, founder Beans Durian dan Beans Padel.
Seperti kita tahu, padel adalah olahraga raket yang sedang naik daun. Kehadiran fasilitas padel yang dipadukan dengan area bersantai akan menarik komunitas olahraga dari luar kota untuk bertanding sambil berlibur di Salatiga.
Wisatawan yang datang untuk main padel secara otomatis akan mencicipi kuliner khas, termasuk produk durian lokal asli Salatiga.
Perpaduan kelezatan durian Salatiga dan padel diyakini akan terus mendongkrak angka kunjungan wisata. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para petani durian lokal dan membuka lapangan kerja baru di sektor pariwisata.
Meningkatnya permintaan dari wisatawan membuktikan bahwa durian lokal bukan sekadar buah musiman, melainkan komoditas bernilai jual tinggi yang mampu meningkatkan ekonomi daerah.
Pengunjung bisa menikmati durian dengan harga Rp 10.000 hingga Rp 70.000 per buahnya. Dalam satu hari, lebih dari 50 buah durian dipetik dari pohonnya demi melayani permintaan wisatawan.












































Komentar Terbanyak
Dulu Viral, Community Center Pamulang Kini Tak Terawat
Kinerjanya Cuma Diberi Nilai 50 oleh DPR, Apa Kata Menpar Widiyanti?
Wisatawan ke Bali Turun, Koster Janji Temui Kemenhub Minta Harga Tiket Dipangkas