Bali itu tidak cuma punya Denpasar, tapi ada juga Gianyar. Mari jelajahi salah satu kabupaten di Bali ini.
Gianyar merupakan kabupaten di Bali yang hanya berjarak satu jam saja dari Denpasar. Suasana Gianyar yang relatif cukup sepi jadi daya tarik sendiri jika dibandingkan dengan Denpasar.
Selama liburan di Gianyar, kami menginap di Saba Estate yang menawarkan suasana menginap lebih privat dan jauh dari keramaian. Lokasinya yang berada di Jalan Pantai Saba, Blahbatuh membuatnya dekat dengan lingkungan pantai yang masih alami, lanskap hijau, serta nuansa pedesaan Bali yang tenang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kawasan ini pun sangat ideal bagi wisatawan yang ingin beristirahat dari rutinitas yang padat. Di sini para tamu bisa menikmati Complimentary Wellness Package khusus untuk yang menginap minimal empat malam.
Program ini dirancang untuk membantu tamu merilekskan tubuh dan menenangkan pikiran melalui pendekatan yang holistik, mencakup aktivitas berkesadaran (mindful moments), perawatan relaksasi, hingga menikmati ritme alam Bali yang lebih tenang. Program itu berlaku hingga 31 Maret dan dapat dinikmati wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dari segi desain, villa-villa di sini mengusung konsep ruang terbuka dengan sentuhan elemen alami. Suasana yang sunyi, aman, dan nyaman menjadi nilai tambah bagi para tamu yang mencari ketenangan. Tempat ini pun cocok untuk liburan keluarga, perjalanan bersama sahabat, hingga merayakan momen spesial.
"Tempat ini ideal untuk keluarga, sahabat, maupun perayaan spesial yang terasa eksklusif, namun tetap homey. Kamar-kamar yang luas, layanan personal, serta sentuhan hangat khas Bali kami rancang untuk menciptakan ruang sempurna bagi tamu untuk bersantai, berkumpul, dan menikmati momen," kata Larassati, Sales Marketing Saba Estate.
Dari hotel tempat kami menginap, kami mengeksplorasi destinasi wisata alam di Gianyar yang masih sangat asri. Sebut saja air terjun Tegenungan yang jaraknya relatif cukup dekat dengan hotel.
Hanya perlu berkendara roda dua selama 20 menit kami sudah sampai di lokasi air terjun itu. Traveler bisa mengaksesnya dari jalan bypass Ida Bagus Mantra, kemudian menuju Desa Adat Tegenungan di Kemenuh.
Dari jauh, air terjun Tegenungan sudah tampak megah. Tingginya mencapai 15 meter. Suara gemuruh air terjun menandakan aliran airnya sangat deras.
Karena sudah cukup populer, air terjun ini selalu dipadati wisatawan mancanegara. Mereka suka sekali berenang dan bermain air di air terjun ini.
Namun perlu diperhatikan, jika musim hujan seperti sekarang, sebaiknya urungkan niat untuk berenang karena biasanya ada larangan dari pengelola dengan alasan keamanan.












































Komentar Terbanyak
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi