Batu Pandang Ratapan Angin di Dieng merupakan salah satu objek wisata gardu pandang alami yang menyuguhkan pemandangan alam luar biasa indah dari ketinggian.
Dinamakan sebagai Batu Ratapan Angin karena efek suara angin yang berhembus di sekitar batu-batu ini sering menghasilkan suara yang dianggap seperti suara ratapan atau tangisan manusia.
Untuk sampai ke atas, para pengunjung harus menapaki sejumlah anak tangga. Namun masih bisa dijangkau oleh anak-anak dan lansia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari atas, pengunjung dapat melihat pemandangan Telaga Warna dan Telaga Pengilon yang terletak di sebelahnya. Pengunjung dapat melihat perbedaan warna yang jelas antara Telaga Warna dan Telaga Pengilon.
Telaga Warna memiliki kandungan belerang atau sulfur yang tinggi sehingga warna air bisa berubah-ubah. Sedangkan Telaga Pengilon tidak mengandung belerang dan sulfur sehingga airnya jernih.
Selain Telaga Warna dan Telaga Pengilon, pengunjung juga dapat melihat berbagai kebun sayur di sekitar yang juga menyejukkan mata. Di batu pandang ini, para pengunjung juga bisa bersantai sambil menikmati udara sejuk dan segar.
Banyak sekali spot-spot foto yang bisa dinikmati di sini, beberapa di antaranya adalah spot foto yang berbayar. Namun demikian, para pengunjung harus mengedepankan kewaspadaan dan keselamatan dalam berfoto.
Batu Pandang Ratapan Angin berada di Jalan Dieng KM.2, Dieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Objek wisata ini berjarak kurang lebih 22 kilometer dari kota Wonosobo atau dapat ditempuh sekitar 1 jam berkendara mobil.
Harga tiket masuk yang dikenakan untuk menikmati objek wisata ini adalah Rp15.000 per orang. Untuk anak-anak di bawah 5 tahun, gratis.
Selamat Menikmati Libur Lebaran Bersama Keluarga!












































Komentar Terbanyak
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
3 Hari Festival Songkran, 95 Orang Meninggal