Singapura Ingin Tambah Rute Penerbangan Langsung ke RI

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Singapura Ingin Tambah Rute Penerbangan Langsung ke RI

Vannisa Paramitha Junaidi - detikTravel
Selasa, 07 Jul 2026 22:15 WIB
loading...
Vannisa Paramitha Junaidi
Presiden Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong (kiri) saat kunjungan resmi untuk menghadiri Leaders Retreat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). Presiden Prabowo Subianto dan PM Singapura Lawrence Wong menggelar pertemuan pemimpin tahunan Indonesia-Singapura untuk membahas proyek-proyek bilateral dan memperkuat kolaborasi strategis antarkedua negara. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hma/rwa.
Presiden Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong (kiri) saat kunjungan resmi. Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA
Singapura Ingin Tambah Rute Penerbangan Langsung ke RI
Jakarta -

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong mendorong lebih banyak rute penerbangan langsung yang menghubungkan Singapura dengan berbagai kota di Indonesia. Dia optimistis wisata terdongkrak.

Tak hanya itu, dia juga menilai konektivitas udara yang semakin luas dapat menjadi salah satu pendorong utama penguatan kerja sama kedua negara di bidan lain, termasuk aktivitas bisnis. Pernyataan itu disampaikan Wong saat memberikan pernyataan bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (6/7/2026).

"Pekan lalu, maskapai kami mulai mengoperasikan penerbangan langsung baru yang menghubungkan Singapura dan Pontianak, Kalimantan Barat. Kami berharap ke depan akan semakin banyak penerbangan langsung menuju berbagai destinasi di Indonesia," ujar Wong dikutip dari detikNews.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, penerbangan langsung antara Singapura dan Indonesia sebenarnya sudah cukup banyak, terutama untuk rute-rute utama seperti Jakarta, Bali, Surabaya, dan Medan.

Wong mengatakan bertambahnya pilihan penerbangan langsung tidak hanya memudahkan masyarakat bepergian, tetapi juga berdampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi.

ADVERTISEMENT

Wisatawan dari Singapura akan memiliki akses yang lebih mudah untuk menjelajahi berbagai tempat di Indonesia, dan pelaku usaha dari kedua negara juga diuntungkan dengan mobilitas yang lebih efisien.

Dia menilai konektivitas yang lebih baik akan membuka peluang lebih besar bagi masyarakat Indonesia dan Singapura untuk saling berkunjung serta mempererat hubungan mereka.

"Dengan begitu, lebih banyak wisatawan dapat menikmati keindahan alam Indonesia, industri perjalanan juga akan berkembang, dan hubungan antarmasyarakat kedua negara menjadi semakin erat," kata Wong.

Dalam kesempatan yang sama, Wong turut menyoroti penguatan kemitraan di sektor energi. Indonesia dan Singapura akan bekerja sama mengembangkan proyek tenaga surya di Morowali, Sulawesi Tengah, sekaligus memperluas kolaborasi dalam perdagangan listrik lintas batas.

Di sektor pertahanan, Singapura juga menegaskan komitmennya untuk terus mempererat hubungan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Singapore Armed Forces (SAF).

Wong memberikan apresiasi kepada Prabowo atas kontribusinya membangun kerja sama kedua angkatan bersenjata saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Pertemuan tahunan Indonesia-Singapore Leader's Retreat tahun ini menghasilkan 28 dokumen kerja sama. Rinciannya, terdapat 18 perjanjian dan nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani antarpemerintah, serta 10 kesepakatan yang melibatkan pelaku usaha dari Indonesia dan Singapura.

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads