Jakarta Fair Kemayoran atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) jadi salah satu agenda tahunan yang banyak dinantikan wisatawan. Pergi ke sana enaknya siang atau malam ya?
Digelar di kawasan JIEXPO Kemayoran, acara ini menawarkan berbagai aktivitas, mulai dari berburu promo hingga menikmati hiburan musik. Dengan area yang luas dan banyaknya tenant yang bisa dijelajahi, waktu kunjungan menjadi hal yang perlu dipertimbangkan.
Datang pada siang hari atau malam hari pastinya memiliki pengalaman yang berbeda. PRJ buka setiap hari dari tanggal 11 Juni-12 Juli 2026 dengan jam operasional yang berbeda antara hari biasa dan akhir pekan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Senin-Jumat, Jakarta Fair beroperasi mulai pukul 15.00-22.00 WIB. Sementara Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional, pengunjung dapat datang mulai pukul 10.00-22.00 WIB.
Lantas, kapan waktu terbaik untuk datang ke PRJ? Berikut perbandingan suasananya saat siang dan malam hari:
Lebih Leluasa Keliling di Siang Hari
Bagi pengunjung yang ingin merasa puas menjelajahi seluruh area PRJ, datang siang hari bisa menjadi pilihan. Suasana yang terang membuat pengunjung lebih mudah melihat tenant yang mereka ingin kunjungi.
Waktu siang juga cocok untuk berburu promo, mencoba berbagai kuliner, hingga mengunjungi banyak booth yang menarik. Area pameran biasanya masih lebih nyaman untuk berjalan kaki karena pengunjung belum sepadat malam hari. Keuntungan lain datang siang adalah kesempatan mendapatkan foto dengan pencahayaan alami.
Berbagai dekorasi dan instalasi di area PRJ bisa terlihat lebih jelas tanpa bantuan lampu tambahan. Namun, pengunjung perlu bersiap menghadapi cuaca panas, terutama jika harus berkeliling di ruang terbuka. Selain itu, beberapa hiburan belum berlangsung di siang hari sehingga suasana belum semeriah di malam hari.
Datang Malam ke PRJ untuk Lebih Banyak Hiburan
Saat matahari mulai terbenam, suasana PRJ berubah menjadi lebih meriah. Lampu-lampu dekorasi mulai menyala, area pameran terlihat lebih hidup, dan jumlah pengunjung pastinya meningkat.
Malam hari menjadi waktu favorit bagi sebagian pengunjung karena suasananya lebih terasa seperti festival. Pengunjung juga mengincar hiburan musik dari Jakarta Fair Music Concert yang dimulai pukul 18.30 WIB di setiap harinya.
Ada pula agenda Barongsai Night yang hanya bisa disaksikan di malam hari karena agenda ini dimulai setiap jam 19.00 WIB. Meski begitu, datang pada malam hari juga memiliki tantangan tersendiri.
Area PRJ biasanya jauh lebih ramai, terutama saat akhir pekan. Pengunjung mungkin perlu mengantre lebih lama di beberapa tenant populer dan membutuhkan waktu lebih banyak untuk berpindah tempat.
Walaupun penerangan tidak lebih buruk dari siang hari, pengunjung akan sedikit kesulitan menemukan booth yang mereka cari, dikarenakan banyaknya pengunjung yang berdatangan. Pemandangan itu juga membuat kegiatan berfoto menjadi kurang efektif.
Pada akhirnya, pilihan waktu terbaik untuk datang ke PRJ kembali pada tujuan masing-masing pengunjung. Jika ingin fokus belanja, berburu promo, dan menjelajahi banyak tenant dengan santai, siang hari bisa menjadi pilihan yang tepat.
Namun, jika ingin merasakan atmosfer festival lengkap dengan hiburan dan gemerlap lampu, malam hari menawarkan pengalaman yang berbeda.
Jadi, kamu tim keliling PRJ di siang hari atau penikmat suasana malam di sana?












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica