Masa liburan kembali hadir. Menjelang waktunya tiba, saya dan suami agak sedikit khawatir rencana liburan kami terhambat dengan adanya perang di kawasan Timur Tengah.
Bersyukur kami menggunakan maskapai penerbangan yang langsung dari Schiphol lewat Malaysia menuju Jakarta. Jadi rencana mengajak keluarga yang dari Indonesia berlibur ke Singapura bisa terlaksana.
Pesawat Garuda Indonesia yang kami tumpangi mendarat mulus di Bandara Changi Singapura sekitar pukul 20.00 waktu Singapura. Dengan taksi kami meluncur menuju apartemen sewaan yang lokasinya cukup strategis tidak jauh dari pusat kota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari berikutnya! Tibalah waktunya untuk menikmati destinasi wisata yang sudah kami rencanakan. Dengan menggunakan bus wisata hop on hop off, seharian kami berkelana dari satu destinasi ke destinasi lainnya. Mulai dari Marina Bay Sands, Gardens by the Bay, Singapore Flyer, Orchard Road, dan lain-lain.
Meski cuaca di Singapura panas menyengat, namun liburan kali ini bersama keponakan-keponakan dari Indonesia begitu berkesan. Hari berikutnya kami menuju Pulau Sentosa dan mengunjungi beberapa objek wisata seperti Universal Studios dan Oceanarium.
Setelahnya kami mengunjung kawasan wisata terkenal lainnya yaitu Kampong Glam. Di sana kami menyusuri jalanan yang merupakan pusat budaya Melayu Muslim di Singapura, dengan tiga ikon utamanya yaitu Mesjid Sultan, jalan Haji Lane dan Arab Street.
Kami pun mencicipi kuliner khas, yaitu Laksa Singapura yang ada di kawasan ini. Kami begitu menikmati liburan di negara ini, yang rapi, teratur, nyaman dan aman. Setelah tiga hari menjelajah di Singapura, waktunya kami menuju tujuan selanjutnya yaitu Malaysia.
---
Artikel ini merupakan kiriman pembaca detikcom. Anda juga bisa mengirim cerita perjalanan Anda melalui tautan ini:











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Gara-gara Protes Penerbangan Delay, Warga 62 Ditahan Polisi KLIA