×
Ad

Fosil Dinosaurus Asli Setinggi 20 Meter, Ada di Tahir Solo Museum

- detikTravel
Rabu, 02 Sep 2026 06:32 WIB
Fosil Omeisaurus foto oleh Vicky Fadly Ardana Putra
Surakarta -

Kalau biasanya melihat dinosaurus cuma dari replika, kini di Tahir Solo Museum bisa melihat fosil dinosaurus asli berukuran raksasa. Fosil asli Omeisaurus ini disebut sebagai salah satu fosil dinosaurus utuh terbesar yang pernah ditampilkan di Indonesia.

Fosil tersebut merupakan Omeisaurus yang ditemukan di Pegunungan Omei, Zigong, China, pada 1984. Edukator Tahir Solo Museum, Rina, mengungkapkan bahwa dinosaurus ini berasal dari zaman Jura dan diperkirakan hidup sekitar 165 juta tahun lalu.

"Ini yang membuat spesial dari yang lainnya itu karena ini salah satunya ditemukan di China dan ini juga pertama kali dipamerkan di Indonesia dan se-Asia Tenggara," kata Rina kepada detikTravel.

Yang bikin menarik, edukator Tahir Solo Museum, Rina, menceritakan bahwa fosil ini bukan sekadar potongan tulang. Fosil dino Omeisaurus yang dipamerkan memiliki ukuran asli dengan tinggi 20 meter dan berat kerangka hampir 12 ton.

Secara bentuk, Omeisaurus memang bisa bikin traveler teringat pada dinosaurus berleher panjang seperti Brachiosaurus dan Brontosaurus. Namun, ada perbedaan pada bentuk kakinya.

Pada Omeisaurus, kaki depan dan belakang memiliki posisi serta ukuran yang mirip. Sementara itu, fosil asli Omeisaurus raksasa tersebut bukan hasil cetakan atau replika resin.

Tulang-tulang fosil itu telah mengalami proses fosilisasi alami selama jutaan tahun sehingga mineral di dalam tanah mengisi pori-pori tulang dan membuatnya berubah jadi seperti batu.

"Yang pertama yang ingin kami tonjolkan adalah keaslian dari fosil dinosaurus. Karena kan menjadi suatu kebanggaan bagi kita juga, bisa memamerkan, ini loh, fosil asli loh, kayak gitu kebanyakan biasanya yang replika," tambah Rina.

Fosil Omeisaurus ini didatangkan langsung dari China menggunakan kargo kontainer dalam bentuk box-box besar dan setiap bagiannya dipisah. Sesampainya di Solo, kerangka dirakit kembali oleh sekitar 15 teknisi yang didatangkan langsung dari Zigong Museum dan memakan waktu hampir satu pekan. Proses pengirimannya pun tidak sederhana.

Operational Manager Tahir Solo Museum, Darryl Yusuf, mengatakan nilai fosil ditaksir mencapai sekitar US$100-150 juta. Pengiriman dari China dilakukan dengan pengawalan angkatan bersenjata dan setibanya di Indonesia juga mendapat pengawalan.

Selama fosil ini dipamerkan di Solo, keberadaan teknisi dari China juga masih diperlukan. Mereka bertugas melakukan pengecekan setiap hari untuk memastikan kondisi fosil tetap terjaga.

Tak hanya itu, suhu ruang di Tahir Solo Museum juga diatur maksimal 25 derajat Celsius dengan kelembapan 55 persen. Sistem pendingin ruangan juga dinyalakan tanpa henti untuk menjaga kondisi fosil Omeisaurus supaya tidak berjamur.

Jika traveler dari kecil cuma bisa bayangin seperti apa bentuk fosil dinosaurus asli, kesempatan ini cukup langka dan sayang buat dilewatkan. Apalagi yang berdiri di depan mata bukan cuma sepotong tulang, tapi kerangka dinosaurus berukuran raksasa dengan usia jutaan tahun.

Tahir Solo Museum terletak di Komplek Pedaringan, Jalan Ki Hadjar Dewantara, Jebres, Solo. Museum ini bisa dikunjungi traveler mulai hari Selasa hingga Minggu. Traveler yang penasaran masih punya waktu untuk melihat fosil tersebut di Tahir Solo Museum. Pemerintah China memberikan izin peminjaman fosil Omeisaurus ini selama 6 bulan dan fosil ini dijadwalkan berada di Solo hingga akhir Desember 2026.




(ddn/ddn)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork