Penutupan sementara Monumen Pancasila Sakti secara resmi diumumkan hingga 1 Oktober 2026. Traveler yang ingin berwisata sejarah di sini terpaksa harus menunda dulu sampai monumen kembali dibuka.
Kasubsi Koleksi Monumen Pancasila Sakti, Mayor Marinir Masnen, mengungkapkan alasan penutupan area monumen untuk persiapan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diselenggarakan 1 Oktober 2026.
"Karena di tanggal itu kita menyiapkan segala sesuatunya dalam rangka upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila," ujar Mayor Marinir Masnen saat dijumpai detikTravel, Kamis (24/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menambahkan penutupan itu dimulai pada 25 September hingga 1 Oktober 2026. Penutupan sementara sudah rutin dilakukan setiap tahun guna melancarkan persiapan menjelang upacara yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Presiden Republik Indonesia.
Penutupan Monumen Pancasila Sakti meliputi area Tugu Patung Pahlawan Revolusi, Sumur Maut Lubang Buaya, 3 rumah bersejarah, truk PN Artha Yasa, mobil dinas Men/Pangad, dan mobil dinas Pangkostrad.
Kapan Museum Pancasila Sakti Bisa Dikunjungi Lagi
Berdasarkan informasi resmi dari akun Instagram @monumenpancasilasakti terdapat pengumuman periode penutupan sementara Monumen Pancasila Sakti.
"Dalam rangka persiapan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, Monumen Pancasila Sakti tutup sementara 25 September sd 1 Oktober 2026. Buka kembali tanggal 2 Oktober 2026," tulis di akun Instagram @monumenpancasilasakti.
Destinasi yang terkenal dengan Sumur Maut Lubang Buaya ini bisa dikunjungi kembali pada 2 Oktober 2026. Para pengunjung dapat merasakan suasana dan mengenang sepenggal kisah sejarah di sini setelah area monumen dibuka kembali.
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk
Tempat bersejarah ini buka setiap hari Selasa hingga Minggu mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Untuk memudahkan pengunjung saat memasuki area Monumen Pancasila Sakti, berikut adalah informasi tarif tiket masuk.
Umum/Dewasa: Rp 5.000
Pelajar/Mahasiswa: Rp3.000
Monumen Pancasila Sakti terletak di Jalan Raya Pondok Gede, Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Bagi traveler yang ingin mengenang sejarah peristiwa G30SPKI, tempat ini bisa menjadi salah satu destinasi yang tepat untuk dikunjungi.











































Komentar Terbanyak
Saat Negara Lain Ramai-ramai Tangguhkan Penerbangan Iran, China Beda Sendiri
Gunung 'Bahtera Nuh' mulai Dibor
AS Tutup Penerbangan Iran, Irak Pusing Tujuh Keliling