Sejumlah turis Rusia sibuk mengantre panjang di depan ATM di Nha Trang, Vietnam. Mereka hendak mengambil uang tunai.
Dikutip dari Vietnam Express, Sabtu (3/10/2026), langkah untuk menarik uang ramai-ramai itu dilaporkan terjadi pada Rabu (30/9/2026). Setidaknya, lebih dari 10 turis yang sebagian besar warga Rusia sibuk mengantre di ATM.
Pemandangan tersebut terlihat di depan ATM Bank Usaha Patungan Vietnam-Rusia (VRB) yang berada di trotoar Jalan Pham Van Dong, kawasan Hon Chong, Nha Trang. Para turis terlihat menunggu giliran untuk mengambil uang. Mereka rela mengantre sekitar 15 menit sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan menarik uang dari mesin ATM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Turis Rusia bernama Alexei mengatakan sudah mengantre sekitar 15 menit. Dia mengaku tidak merasa keberatan menunggu karena para wisatawan lainnya juga mengikuti antrean secara tertib.
Wanita berusia 35 tahun itu memilih menarik uang dalam jumlah yang cukup untuk digunakan beberapa hari sekaligus ketika liburan di Nha Trang. Dengan begitu, ia tidak perlu terlalu sering ke ATM untuk sekadar mengambil uang.
Berbeda dengan Maki, yang juga turis Rusia. Dia mengaku harus berjalan hampir 2 kilometer dari kawasan Jembatan Tran Phu untuk menemukan ATM. Dia kesal karena tak hanya harus berjalan jauh, tetapi juga harus menunggu antrean lama dan setelah tepat berada di depan ATM, mesin itu mengalami kerusakan.
VRB menjelaskan antrean turis Rusia di sejumlah ATM biasanya terjadi pada jam-jam tertentu. Kondisi itu berkaitan dengan kebiasaan aktivitas para wisatawan Rusia ketika berada di di Nha Trang.
Sebagian besar turis membawa kartu pembayaran Rusia. Nah, karena keterbatasan transaksi menggunakan kartu internasional, mereka hanya dapat melakukan transaksi penarikan uang tunai di ATM VRB.
Wakil Direktur Bisnis Anex Vietnam, Bui Quoq Dai, mengatakan bahwa transaksi keuangan internasional bagi wisatawan Rusia dibatasi karena sanksi yang diberlakukan Eropa dan AS terhadap Rusia, seperti dikutip dari VnExpress, Kamis (1/10/2026).
Fenomena turis Rusia mengantre di ATM juga terjadi di Hai Phong, Da Nang, dan Kota Ho Chi Minh. Jumlah ATM VRB terbatas dan penarikan maksimum per transaksi adalah 10 juta VND.
Ketua Asosiasi Pariwisata setempat mengusulkan agar bank-bank membuka lebih banyak ATM di kawasan Nha Trang dengan memprioritaskan daerah tinggi wisatawan Rusia yang menginap dan berlibur. Antrean di ATM tersebut menjadi gambaran dari ramainya wisatawan Rusia di Nha Trang.
Data Dinas Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata setempat menunjukkan lebih dari 734.700 wisatawan Rusia berkunjung ke provinsi tersebut dalam tujuh bulan pertama 2026. Jumlah itu meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama pada 2025.











































Komentar Terbanyak
AS Tutup Penerbangan Iran, Irak Pusing Tujuh Keliling
Gunung 'Bahtera Nuh' mulai Dibor
Makin Gokil! Paspor Malaysia Jadi yang Terkuat Kedua di Dunia, RI ke-56