Bermain dengan warna, menggambar di berbagai permukaan, hingga menikmati ilusi galaksi bisa dilakukan dalam satu kunjungan ke Dopamine Land Jakarta. Destinasi ini menghadirkan sembilan ruang imersif dengan pengalaman berbeda yang dapat dinikmati traveler dari berbagai usia.
Senior Project Manager Fever, Muhammad Zulhansyah Nasution, menjelaskan bahwa setiap ruangan dirancang untuk menghadirkan sensasi berbeda. Traveler bisa memilih pengalaman sesuai aktivitas yang disukai, mulai dari permainan aktif hingga suasana yang lebih tenang.
"Cara setiap orang meningkatkan level dopamine itu beda-beda," kata Zulhansyah kepada detikTravel di Central Park Mall 2 Jakarta, Jumat (16/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
9 Ruang Dopamine Land Tawarkan Sensasi Berbeda kepada Traveler
1. Colourtopia
Memasuki ruang pertama, ada Colourtopia yang menjadi salah satu ruang yang menonjolkan permainan warna. Instalasi bernuansa neon dengan bentuk kubus menyerupai pelangi menghadirkan pengalaman visual yang penuh warna.
2. Chromodance
Ingin bergerak mengikuti alunan musik? Chromodance memadukan cahaya, warna, dan irama. Pengunjung dapat memilih lagu melalui jukebox dan bergerak mengikuti musik yang dimainkan.
Beragam genre lagu dapat disetel, mulai dari disco groove, indie melody, dubstep, carnival samba, tropical tango, dan classic rock. Traveler bisa memilih lagu sesuai selera musik masing-masing.
3. Cave of Tactility
Berbeda dari ruang yang berfokus pada cahaya, Cave of Tactility mengajak pengunjung mengeksplorasi dinding bertekstur lembut. Di sini, pengunjung bisa bersantai di hamparan kubus sebagai imersif multisensori.
Suasana yang tenang, pengunjung dapat tidur di tengah hamparan imersif multisensori. Ditambah perpaduan dinding bertekstur membuat Cave of Tactility cocok dijadikan tempat foto-foto.
4. Scribblescape
Buat traveler yang suka menggambar atau mengekspresikan kreativitas, Scribblescape menawarkan ruang untuk menggambar, melukis, dan menulis di berbagai permukaan, kecuali di lantai.
Traveler dapat mengeksplorasi kreativitas dengan cara yang lebih bebas menggunakan spidol berwarna-warni.
5. Neon Nebula
Neon Nebula menghadirkan suasana penuh cahaya dan warna. Ratusan balon bercahaya menjadi bagian dari instalasi yang mengajak pengunjung menikmati permainan visual dan sentuhan.
6. Euphoria Grove
Euphoria Grove menawarkan suasana hutan dengan gambaran empat musim dalam satu hari. Perpaduan visual, suara, dan aroma menghadirkan pengalaman yang berbeda dari ruang bermain lainnya.
Saat memasuki area Euphoria Grove, suasana hutan bak di dunia Avatar. Warna biru, ruang yang gelap, hingga perpaduan musik yang tenang membuat tempat ini cocok untuk meredakan stress.
7. Cushion Clash
Cushion Clash menjadi arena adu bantal yang dirancang untuk menghadirkan keseruan bermain bersama. Menurut Zulhansyah, ruangan ini menjadi yang paling ramai saat sesi uji coba Friends and Family sebelum pembukaan untuk umum.
Di sini, pengunjung dapat melakukan perang bantal bersama teman maupun keluarga. Arena yang empuk membuat pengunjung bisa perang bantal sambil lompat-lompat.
8. Sunset Lagoon
Sunset Lagoon menghadirkan kolam bola raksasa dengan nuansa keemasan yang terinspirasi dari pemandangan matahari terbenam. Ruangan ini menawarkan permainan sederhana yang dapat dinikmati anak-anak maupun orang dewasa.
9. Cosmic Oasis
Cosmic Oasis membawa pengunjung ke suasana yang terinspirasi dari luar angkasa. Perpaduan cermin, cahaya, dan pantulan menciptakan ilusi galaksi, planet, serta langit bertabur bintang.
Cosmic Oasis menjadi tempat yang paling instagramable. Ketika memasuki ruangan ini, pengunjung seperti sedang di alam lain.
Pengalaman luar biasa dirasakan traveler ketika memasuki ruang ini. Selain sembilan ruang tersebut, pengunjung dapat memilih pengalaman VR selama tiga menit dan foto polaroid. Dopamine Land Jakarta dibuka mulai 17 Oktober 2026 di Central Park Mall 2, Lantai 3M, Unit 209, dengan jam operasional setiap hari pukul 10.00-22.00 WIB.











































Komentar Terbanyak
Kapolda Jateng Bantah Izin Konser Andrea Bocelli di Borobudur Dicabut!
Melihat Lagi Dukungan Menteri Pariwisata Terhadap Konser Andrea Bocelli
Polemik Konser Andrea Bocelli: Didukung Menteri Pariwisata-Ditolak MUI