Lombok kini tumbuh menjadi destinasi wisata yang terus naik pamornya. Ibarat gadis desa, Lombok adalah anak perawan yang mengintip malu-malu dari balik jendela. Namun, si gadis langsung jadi pembicaraan para jejaka.
Bali belum kehabisan pesona, tapi sebagian orang sudah mulai jenuh dengan hiruk pikuk, kemacetan dan padatnya pulau itu. Lombok pun menjadi pelarian. Keindahannya sama seperti Bali, tapi suasananya lebih sepi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pun begitu jika menyelami Lombok ke tengah pulau. Kalau Bali punya Gunung Agung, maka Lombok punya Gunung Rinjani yang lebih tinggi dan gagah. Kalau Bali punya Pura Besakih yang besar dan megah, Lombok pun punya Pura Lingsar. Ayam Taliwang khas Lombok, boleh diadu rasanya dengan Ayam Betutu khas Bali.
Yang membuat Lombok unggul atas Bali, justru karena pulau ini lebih sepi dan tenang. Siapa sih yang tidak ingin liburan dengan suasana santai dan nyaman. Satu hal lagi, dan ini sering menjadi bahan candaan, Lombok lebih hebat karena punya juga pantai bernama Kuta. Sedangkan, Bali tidak punya pantai bernama Senggigi.
Pamor Lombok terus naik, dan pemerintah pun tampaknya serius membangun pulau ini. Proyek infrastruktur besar-besaran dimulai untuk memompa pariwisata di Lombok. Bandara Internasional Lombok yang lebih modern pun sudah dibuka menggantikan Bandara Selaparang. Kawasan wisata terpadu Mandalika sudah mulai dibangun dengan nilai investasi Rp 27 triliun. Ini tidak main-main!
Semua berkeinginan, aneka pembangunan ini akan membuat wisatawan dalam dan luar negeri lebih mudah untuk traveling ke Lombok. Sebaliknya, segala pesona Lombok diharapkan tetap sama dan apa adanya, tidak berubah gara-gara pembangunan ini.
Lombok membuka pintu untuk semua pencari alam surgawi dari berbagai pelosok jagat. Ayo berkemas, siapkan kacamata hitam dan sunblock. Let's go beyond Bali!
(sst/fay)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5