Bersama rekan-rekan media yang tergabung dalam acara Adira Beauty X-Pedition dari Adira Finance, saya pun berangkat menuju Raja Ampat, Papua Barat, pada hari Senin (9/7/2012). Dimulai dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, rasa ngantuk datang menyerang. Terang saja, kami memulai perjalanan pada pukul 01.30 WIB dengan pesawat Express Air.
Dari Jakarta, kami langsung menuju Sorong, Papua Barat, dengan transit terlebih dulu di Makassar, Sulawesi Selatan. Rasa kantuk yang tak tertahankan ditambah dengan dinginnya suhu dalam pesawat, membuat saya memejamkan mata selama perjalanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah sarapan dengan coto Makassar di salah satu restoran di Sorong, kami melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Usahamena. Di sinilah kami menggunakan kapal cepat atau speed boat dengan kapasitas 15-20 orang untuk menuju Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat. Sepanjang perjalanan, lautan yang biru terlihat di sepanjang mata memandang. Ada juga pulau-pulau kecil yang terlihat dari kejauhan.
2 jam di lautan, akhirnya kami tiba di Pelabuhan Pariwisata di Waisai, Raja Ampat. Lautan yang cantik pun langsung menyapa kami. Didermaganya, hamparan lautan biru menyapu pandangan ini. Tak hanya itu, gerombolan ikan laut berukuran kecil berwana abu-abu dapat saya lihat dari atas dermaganya. Ya, lautan yang sungguh jernih dan sangat menawan.
Puas memotret dermaganya, kami melanjutkan perjalanan menuju Arcropora Cottage untuk bermalam. Pohon-pohon besar dan hutan lebat terlihat sepanjang perjalanan. Ya, Waisai adalah suguhan awal bagi siapa saja yang berkunjung ke Raja Ampat.
8 jam adalah total perjalanan saya menuju Raja Ampat, surganya para penyelam. Melelahkan memang, namun pemandangan daratan dan lautan menjadi energi kembali untuk menikmati setiap jengkal keindahan Raja Ampat.
(aff/fay)












































Komentar Terbanyak
Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu
Daftar Negara Teraman Andai Terjadi Perang Dunia III, Ada Indonesia?
Masjid Jamkaran dan Bendera Merah Balas Dendam