Kannauj bukanlah kota besar layaknya Mumbai, Rajashtan, juga Agra. Bukan pula kota metropolis yang menawan layaknya Paris, New York, atau Tokyo. Kannauj tak lebih dari sebuah kota kecil, kumuh dan berdebu, yang bertengger di bantaran Sungai Gangga.
Nama Kannauj berasal dari kata Kanyakubja, yang berarti "kota para gadis bungkuk". Terlepas dari asal nama itu, Kannauj adalah kota kuno yang punya sejarah panjang. Eksistensinya dimulai dari awal abad ke-8, saat menjabat sebagai ibukota Kerajaan Harshavardhan. Tak heran, banyak reruntuhan bersejarah berupa kuil Hindu yang tersebar di kotanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Datanglah ke Jain, sebuah jalan yang dipenuhi kios parfum di tiap sisinya. Kannauj punya sekitar 650 produsen parfum rumahan, digarap sendiri oleh penduduk setempat. Wisatawan boleh mencium aroma tiap parfum, sepuasnya, sampai ribuan botol sekalipun. Pilihan favorit wisatawan adalah Mitti Attar, selain juga botol berisi air mawar segar.
(sst/fay)











































Komentar Terbanyak
Femas, Pemuda Madiun yang Kabur dari Tur di Korea Terdeteksi di Masjid
Terpopuler: Pemuda Madiun yang Kabur dari Tur di Korea Sempat Terdeteksi di Masjid
Setelah Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Acara Lari, Entourage Bali Minta Maaf