Bagi warga Jakarta, siapa yang tidak tahu Taman Proklamator? Terletak di Jl Proklamasi nomor 56, Jakarta Pusat, taman ini selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat sekitar. Ada yang bermain bola atau sekedar bersantai di tamannya. Terlepas sebagai taman, tempat ini adalah saksi bisu bagi kemerdekaan Indonesia. 67 Tahun silam, Soekarno membacakan teks proklamasi di sana.
"Ini adalah tempat dibacakannya proklamasi kemerdekaan oleh Soekarno, bukan di istana," kata pihak pengurus taman, Warnadi, kepada detikTravel, Selasa (14/8/2012), saat berkunjung ke sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada hari Jumat tanggal 17 Agustus 1945, rumah Bung Karno ramai didatangi oleh orang-orang dari berbagai kalangan. Mereka ingin mendengar langsung pidato proklamasi kemerdekaan. Tepat pukul 10.00 WIB, sambil ditemani Bung Hatta, Bung Karno membacakan teks proklamasi di depan rumahnya.
Setelah itu, upacara pengibaran bendera pun dilakukan. Semua orang pun langsung menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan khidmat. Tidak ada pesta atau pun perayaan besar-besaran saat Soekarno selesai membacakan proklamasi. Semua orang di sana larut dalam sukacita yang tak bisa digambarkan. 350 Tahun lebih, akhirnya Indonesia berhasil meraih kemerdekaan.
Kini, tidak ada rumah Bung Karno di sana, melainkan terdapat taman yang luas. Kedua patung Soekarno-Hatta, yang dikenal dengan sebagai Monumen Proklamator, menjulang tinggi di tengah-tengah taman. Patung kedua tokoh itu berukuran besar dan menjadi simbol bersejarah bagi bangsa ini.
Di antara patungnya, terdapat ukiran teks proklamasi. Anda dapat melihatnya dengan jelas. Tidak jauh dari patungnya, terdapat tiang bendera dengan bertuliskan 'Disinilah Dibatjakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Pada Tanggal 17 Agustus 1945 Djam 10.00 Pagi Oleh bung Karno dan Bung Hatta'. Di ujung tiangnya, berkibar Sang Saka merah putih.
"Tempat ini selalu digunakan untuk upacara 17 Agustus. Siapa saja boleh menjadi peserta upacara di sini. Tidak hanya masyarakat umum, ada juga tentara veteran yang kami undang untuk upacara," lanjut Warnadi.
Tiap tanggal 17 Agustus, agendakanlah perjalanan Anda untuk mengunjungi taman ini. Anda bisa melakukan upacara bendera di tempat yang paling bersejarah.
(aff/fay)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok
Penundaan Massal di Bandara-bandara AS, Ada Apa?