Erupsi Gunung Merapi di Yogyakarta 2 tahun silam ternyata memberikan pesona baru bagi Yogyakarta. Provinsi yang dikepalai Sultan ini memiliki satu wisata baru yang bisa dibilang lain dari yang lain. Wisata itu bertajuk "Lava Tour".
Dalam tour ini turis di ajak berkunjung ke Dusun Kinahrejo, Kabupaten Sleman. Kinahrejo adalah salah satu dusun yang paling parah mengalami kerusakan, karena lokasinya yang paling dekat dengan kaki Gunung Merapi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat berkeliling, turis bisa melihat seluruh bekas amukan sang Merapi. Mulai dari rumah hingga kendaraan yang rusak akibat keganasan lahar panas Merapi ada di sini.
Di perjalanan pertama, pelancong diajak menyusuri Kali Gendol yang menjadi jalur lahar panas Merapi. Anda bisa melihat kali ini telah berubah menjadi tebing dan jurang yang sangat curam. Keluarkan kamera dan jepret Kali Gendol sebagai kenang-kenangan.
Dari Kali Gendol, perjalanan dilanjutkan ke Dusun Kinahrejo. Inilah lokasi favorit para pelancong. Di dusun inilah tempat tinggal Mbah Maridjan, sang juru kunci Gunung Merapi. Ia pun menjadi salah satu korban keganasan Merapi.
Di pintu masuk dusun ini kita bisa melihat foto-foto saat terjadinya erupsi hingga pasca erupsi. Kemudian, sedikit berjalan ke atas maka kita bisa melihat lokasi bekas rumah Mbah Maridjan, yang kini telah rata dengan pasir.
Selain bekas rumah Mbah Maridjan yang sudah rata dengan pasir, di dekatnya juga terdapat Masjid Al-Amin yang selamat dari terjangan awan panas. Tepat di depan bekas rumah Mbah Maridjan, terdapat warung yang menjual kaos, CD yang menceritakan letusan Merapi, dan suvenir lainnya. Ternyata yang berjualan di sini adalah keluarga Mbah Maridjan. Harganya pun beragam mulai dari Rp 15.000-Rp 100.000 tergantung bagaimana Anda menawarnya.
Waktu terbaik untuk mengikuti Lava Tour adalah pagi hari sebelum pukul 07.00 WIB. Lewat dari jam itu, jangan harap bisa melihat kegagahan Merapi karena telah diselimuti kabut.
(ptr/aff)












































Komentar Terbanyak
Parah Banget! Turis Thailand Jadi Korban Maling di Bromo, 7 Koper Hilang
11 Bandara Papua Ditutup
Sejarah Tembok Ratapan yang Asli: Tempat Suci Umat Yahudi