Sepanjang perjalanan ke Pasar Bin Thay, saya tak henti mengelap keringat. Sinar matahari di Ho Chi Minh memang cukup menyengat, mirip dengan Jakarta. Apalagi saya menyambangi kota berjuluk Saigon ini pada Juli lalu. Puncaknya musim kemarau, tisu basah pun cepat habisnya!
Setelah berputar-putar di Pasar Bin Thay yang menjadi pusat grosir di Saigon, tenggorokan saya kering kerontang. Membeli air mineral tak cukup rasanya. Beruntung, saya mendapati penjual es buah di seberang pasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjualnya, seorang wanita paruh baya, sigap memberi serutan es dan tambahan air ke dalam gelas. Waktu saya mencobanya, slurrrppp.. Segar luar biasa! Rupanya itu air campuran jeruk dan lemon, atau mungkin jeruk nipis, sehingga rasanya manis sedikit asam. Serutan es di atasnya menyejukkan tenggorokan. Buah-buahannya manis dan segar!
Rupanya selain itu, ada satu jenis es lagi yang berfungsi meredakan panas dalam. Bahan-bahan seperti buah plum, leci, rumput laut, dan beberapa tanaman herbal dimasukkan ke dalam gelas besar dan diberi air gula merah. Tak lupa, serutan es yang mendinginkan kepala dari teriknya matahari Vietnam.
Selain di seberang Pasar Bin Thay, penjual es buah ini bisa ditemukan di seluruh Kota Saigon. Malam harinya saya menemukan penjaja es buah serupa di Ben Thanh, pasar suvenir favorit wisatawan.
Tak harus merogoh kocek dalam-dalam untuk menyeruput es buah segar ini. Cukup dengan 15.000 Dong (sekitar Rp 7.000) untuk satu gelas es buah. Pokoknya, minuman wajib bagi Anda yang berkunjung ke Vietnam!
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Kisah Siswa SD Viral di Salatiga, Piknik ke Jakarta Sewa Pesawat Garuda
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel