Di ujung Jalan Malioboro, Pasar Beringharjo tegak berdiri menunggu semua orang untuk datang. Apalagi di hari Minggu pagi seperti sekarang ini.
Sebelum masuk ke pasar, isilah perut dengan pecel yang menggugah selera. Ada campuran sayuran rebus, gorengan dan lontong yang disiram bumbu kacang sungguh akan membuat lidah Anda berdansa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perut sudah diisi, saatnya berbelanja. Bangunan yang sudah berkali-kali dipugar ini memang sudah berdiri sejak tahun 1756. Pasar yang selalu ramai ini terdiri dari 4 lantai dan di masing-masing lantainya memiliki keunikan tersendiri.
Pasar Beringhardjo punya koleksi batik yang lengkap. Ada pakaian jadi, batik bahan sutra, chiffon sampai katun bisa Anda temukan di lantai dasar. Selain pakaian batik, lantai dasar juga menyajikan sandal, tas, blangkon dan barang-barang lain sejenis yang berbau batik. Cocok untuk oleh-oleh.
Sementara itu, di lantai 2 tersedia bahan dasar jamu dan rempah-rempah herbal. Lantai 3 adalah pusat barang antik, tepatnya di bagian timur. Sedangkan, di lantai 4 traveler bisa menemukan berbagai kerajinan tangan yang menarik. Barang-barang yang bisa Anda temui di sini antara lain tas anyaman, sendal anyaman sampai sarung bantal untuk sofa.
Pastikan Pasar Beringharjo masuk dalam agenda kunjungan Anda saat berlibur akhir pekan di Yogykarta. Bosan ke Beringharjo, rasanya tidak mungkin!
(fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
Viral 'Tembok Ratapan Solo', Politisi PSI: Bukti Jokowi Dicintai
Memalukan! Turis Turun dari Kapal Pesiar di Lombok Malah Disambut Tumpukan Sampah