India memang punya masalah dengan kualitas lingkungan di sana, terutama air dan sanitasinya. Tapi, justru hal inilah yang melatarbelakangi dibuatnya museum toilet pertama dan satu-satunya di dunia.
Sulabh International Social Service Organization adalah sebuah LSM yang fokus pada bidang sanitasi di pedalaman India, termasuk penyediaan toilet umum. Pendiri organisasi ini, Dr Bindershwar Pathak, kemudian membuat sebuah museum di sekitar kantor pusatnya di Mahavir Enclave, Palam Dabri Road, New Delhi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada toilet portabel dari kayu yang sangat klasik, ada yang bentuknya seperti kursi teras, ada juga yang "menyamar" jadi sofa. Toilet bergaya Austria menjadi favorit wisatawan di sini. Warna dasarnya putih gading, dipercantik dengan motif bunga aneka warna. Klasik dan cantik!
Dari situs resmi Sulabh Toilet Museum yang dikunjungi detikTravel, Kamis (10/9/2012), para turis juga bisa melihat toilet yang lain dari biasanya. Toilet elektrik buatan Australia misalnya, akan langsung membakar kotoran!
Di bagian luar museum, Anda bisa melihat hasil karya Sulabh berupa deretan toilet umum ramah lingkungan. Toilet-toilet ini hanya butuh US$ 25 untuk biaya pembuatannya! Beranjak ke bagian lain, Anda bisa melihat sistem penyaringan toilet umum higienis yang diciptakan Sulabh.
Mesin-mesin ini mengekstrak nutrisi dari kotoran manusia, lalu menambahkan gas metanol untuk berbagai keperluan seperti memasak. Air hasil penyaringannya juga bisa digunakan kembali untuk menyiram tanaman, dan sebagainya.
Selain melihat koleksi toilet dari seluruh dunia, Sulabh Toilet Museum juga mengedukasi wisatawan tentang sejarah perkembangan toilet. Mulai dari bahan, desain, dan teknologi toilet di masa lampau sampai bisa modern seperti sekarang.
Museum ini buka tiap Senin-Sabtu, mulai pukul 10.00-17.00 waktu setempat. Tak perlu merogoh kocek karena museum ini gratis!
(sst/fay)












































Komentar Terbanyak
Gerbong Wanita Dipindah ke Tengah, Setuju?
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, MTI: Momentum Perbaiki Perlintasan Kereta
Di Belgia Ada Kompetisi Tiru Suara Burung Camar, yang Paling Mirip Jadi Juara