Masyarakat Sulawesi Selatan menyebut Taman Nasional Bantimutung Bulusaraung sebagai kerajaan kupu-kupu. Ini adalah terjemahan dari "The Kingdom of Butterflies" yang dinamakan oleh Alfred Russel Wallace.
Ilmuwan asal Inggris itu menemukan tempat ini tahun 1857, ketika ia tengah menjelajah belantara Sulawesi Selatan. "Kingdom of Butterflies" adalah tempat yang ia namakan setelah menemukan dirinya dikelilingi ratusan kupu-kupu. Beda jenis, beda ukuran, dan beda warna. Nama itu lalu muncul dalam bukunya berjudul "The Malay Archipelago".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari situs resmi TN Bantimurung Bulusaraung, Senin (24/9/2012), ada 200 jenis kupu-kupu yang terdata hingga Oktober 2011 lalu. Beberapa di antaranya adalah endemik Pulau Sulawesi seperti Papilio blumei, P. polites, P. sataspes, Troides haliphron, T. helena, T. hypolitus, dan Graphium androcles. Tak hanya itu, Anda juga bisa menemukan kupu-kupu raksasa yang langka yakni Papillo androcoles!
Di TN ini, wisatawan tak hanya bisa melihat ribuan kupu-kupu yang terbang bebas di sangkar raksasa. Ada ribuan lagi yang telah diawetkan di museum. Beberapa jenis tergolong unik dan langka. Dijamin, Anda akan berdecak kagum melihat keindahan warna dan corak sayap mereka.
Tak heran, TN Bantimurung Bulusaraung menjadi destinasi wisata favorit saat para turis traveling ke Sulsel, terutama Makassar. Datanglah dan lihat sendiri ribuan kupu-kupu berkumpul di TN ini!
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong