"Ternyata video game yang sudah ketinggalan zaman juga masih seru dimainkan," itulah kalimat yang sering diungkapkan wisatawan yang datang ke The Computerspielemuseum (Computer Game Museum). Rumah koleksi ini memang menyimpan berbagai aneka video game dari zaman ke zaman.
Dikutip dari Amusing Planet, Selasa (2/10/2012), awal tahun 2011 lalu, museum ini diresmikan. Semenjak dibuka, museum yang berada di Karl-Marx-Allee, Berlin, Jerman ini langsung ramai pengunjung. Jelas saja, jika museum biasanya terlihat membosankan dan seakan bermusuhan dengan anak-anak, tapi tidak dengan museum yang satu ini. Tak ada anak yang tak suka video game.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti biasanya, museum ini juga menampilkan beberapa barang yang sudah uzur. Malah rumah koleksi ini punya video game yang dibuat pada tahun 1951. Bentuknya seperti ding-dong, namanya Nomrod. Uniknya lagi, mainan bertema petualangan ini masih berfungsi dengan normal. Walaupun gambarnya masih jauh dari sempurna, game inilah yang sering dimainkan kala wisatawan datang berkunjung. Selain otu, tentunya juga ada Nintendo Wii yang menjadi game paling digemari di sini.
Tidak hanya itu, The Computerspielemuseum juga mengoleksi permaianan yang sudah bisa disebut modern. Sega dari keluaran pertama, semua keluarga Playstation, Nintendo, Xbox, dan masih banyak lagi yang lainnya. Yang paling mengejutkan adalah museum ini memiliki Magnavox Odyssey, video game komersial pertama sejenis Sega dan Nintendo yang keluar pada tahun (1972).
Di The Computerspielemuseum, Anda bisa mengajarkan anak-anak mengenal sejarah video game selain permainannya. Bagi orang dewasa, bernostalgia dengan game zaman dahulu juga pasti tak kalah seru. Tertarik bermain game di museum ini?
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
5 Alasan yang Bikin Bali 'Dijauhi' Wisatawan
Saat Paguyuban Kades di Jombang Berwisata ke IKN
Presiden Jerman Mau ke RI, Bertemu Prabowo dan Susuri Terowongan Silaturahmi