Anugerah Tuhan Turun di Larantuka
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Anugerah Tuhan Turun di Larantuka

- detikTravel
Rabu, 03 Okt 2012 08:45 WIB
Anugerah Tuhan Turun di Larantuka
Laut Larantuka (Putri/detikTravel)
Larantuka - Di ujung Pulau Flores, ada kota kecil yang masih jarang dijamah turis. Jalannya yang sepi sesekali ramai dengan tawa penduduknya. Mungkin tak banyak yang tahu kalau Larantuka, nama kota itu, menyimpan berjuta keindahan alam. Inilah kota diturunkannya anugerah Tuhan.

Berkunjung ke Larantuka saat itu adalah kali pertama dalam kehidupan saya. Tak pernah terbayangkan sebelumnya bisa menggapai kota yang berada hampir di ujung Pulau Flores itu.

Hawa panas bercampur terik matahari serasa menampar wajah ini begitu pertama kali menapakkan kaki di bandar udaranya. Sesaat saya lemparkan pandangan mata ke sekeliling. Kontras dengan hawa panas yang seolah menggigit kulit, pemandangan hijau yang saya dapat justru begitu menyejukkan mata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perjalanan pun dilanjutkan menuju pusat kota. Sepanjang perjalanan, tak ada hentinya hati ini mengagumi keindahan milik Laratuka. Ada banyak pohon bakau yang mengiringi perjalanan saya.

Belum habis menikmati hijaunya pepohonan di kanan jalan menuju pusat kota, saya tengokkan kepala ini ke arah kiri. Luar biasa! Kini dihadapan saya terbentang luas lautan biru yang dihiasi dengan perbukitan hijau dari pulau lain.

Sesekali tampak kapal laut asyik memecah ombak. Tak ketinggalan ada banyak perahu nelayan yang hilir mudik di atas lautan birunya.

Tak sabar ingin melihat bawah lautnya, saya pun berhenti sejenak di pelabuhan laut Larantuka. Mata ini langsung menengok ke dalam laut.

Sekali lagi, Larantuka membuat saya terpukau. Tak ada sampah sedikit pun di lautannya. Yang terlihat hanyalah terumbu karang dan ikan yang sibuk berenang dengan kawanannya.

Jika saya boleh mengibaratkan, mungkin tidak berlebihan menyebut Larantuka sebagai lukisan Tuhan yang hadir di kehidupan nyata. Betapa tidak, kota ini begitu cantik dibalut dengan lautan biru dan perbukitan hijau di pulau seberangnya.

Sungguh, datang ke kota ini benar-benar membuat saya terpesona. Alamnya begitu indah, lengkap dengan penduduknya yang ramah. Tak salah lagi, Tuhan menjatuhkan anugerahnya di Larantuka.

(ptr/ptr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads