Saat periode Rudolph William Louis "Rudy" Giuliani berkuasa sebagai wali kota, kawasan itu dibersihkan. Kemudian Michael Bloomberg, yang melanjutkan menjadi walikota, mengubah Times Square menjadi pusat belanja.
Saat detikTravel berkunjung ke kawasan ini, pada akhir September 2012 lalu, pemandangan di waktu malam di Times Square begitu meriah. Papan iklan menyala di sana-sini. Turis lokal dari AS, dan dari berbagai belahan dunia memenuhi jantung kota New York ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kawasan ini, di tengah-tengah jalan, yang memisahkan kendaraan dari arah arus berlawanan, ada semacam tempat beristirahat bagi pengunjung Times Square. Disediakan bangku-bangku dan meja untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan gemerlap papan iklan elektronik.
"Kawasan ini ramai 24 jam," kata Aziz, seorang WNI yang sudah 15 tahun tinggal di New York kepada detikTravel.
Di malam Tahun Baru, kawasan ini dijamin padat membludak dengan lautan manusia. Papan iklan akan diganti dengan hitungan mundur pergantian tahun. Pemerintah kota pun menutup kawasan ini bagi pengendara mobil.
Ya, Times Square memang jadi ikon New York. Ada ujar-ujar bahwa, tak lengkap ke kota berjuluk The Big Apple tanpa mampir ke Times Square, baik untuk berbelanja pernak pernik, atau sekedar cuci mata. Memang, di kawasan ini berjejer toko-toko cinderamata hingga barang bermerek. Jadi wisatawan tinggal pilih saja, sesuai selera kantong.
Mulai kaus 5 buah serharga US$ 10 (Rp 95.000), hingga yang berharga lebih dari US$ 100 (Rp 950.000). Mulai dari gantungan kunci hingga berlian ada di kawasan ini. Jadi, pastikan ada uang di saku Anda. Namun banyak juga wisatawan yang sekedar melihat-lihat dan foto-foto saja.
Mengunjungi Times Square, disarankan saat malam hari. Mengapa? Pastinya kalau malam, kemeriahan aneka lampu di papan iklan terlihat lebih indah. Gemerlap lampu kota pun akan terasa lebih sedap dipandang. Para turis biasanya memang berkunjung saat malam.
Untuk ke Times Square pun amat mudah. Ada bus dan subway dari arah manapun yang menuju Times Square. Atau tanya saja ke para New Yorkers, mereka akan dengan senang hati menunjukkan jalan ke Times Square.
(ndr/fay)












































Komentar Terbanyak
Bandara Mencekam, Penumpang Panik-Ketakutan Saat Bos Kartel Tewas
Menhub Usulkan Masjid di Jalur Arus Lebaran Jadi Rest Area Pemudik
Warga 62 Bisa Bebas Visa ke Korea Selatan, Minimal 3 Orang