Jembatan Harmoni yang ada di Jakarta Barat menjadi rumah bagi sebuah patung dewa termuda di Olympus. Adalah Hermes, dewa dengan sayap di kaki yang terkenal sebagai pelari yang sangat cepat, menjadi penyelamat bagi banyak orang, dan bisa ke luar-masuk antar dunia. Di dunia fashion, Hermes terkenal sebagai merk tas ternama yang mewah. Ternyata, tak cuma pelaku fashion yang jatuh cinta dengan Hermes, tapi juga orang Belanda yang ada pada masa penjajahan di Indonesia.
Patung Hermes dibuat pada masa penjajahan Belanda, tepatnya pada abad ke-18. Mereka membuat patung ini sebagai lambang dari keberuntungan. Dari pantauan detikTravel yang sempat menengok sendiri patung tersebut, kini Patung Hermes sudah tidak seterkenal waktu itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Patung yang sama juga ada di Museum Fatahillah yang berada di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Bedanya, Anda harus membayar terlebih dahulu untuk bisa melihat patung ini. Patung Hermes yang bergaya klasik ini melengkapi taman belakang dari Museum Fatahillah. Letaknya tepat di sebelah tangga belakang, di depan meriam. Untuk bisa bertemu Hermes, Anda harus membayar tiket masuk sebesar Rp 2.000 dan untuk siswa, harga tiket lebih murah yaitu Rp 1.000.
Penasaran dengan patung ini? Anda bisa mengunjungi kedua tempat tersebut. Patung Hermes di Jembatan Harmoni jadi pilihan yang tepat jika Anda ingin bertemu Hermes tanpa membayar. Sedangkan Anda bisa sekalian menengok kembaran patung ini di kawasan Kota Tua, saat sedang liburan.
(/)












































Komentar Terbanyak
Viral Baling-Baling Pesawat Diikat Cable Tie, Wings Air Buka Suara
Bandara Husein Bangkit Lagi? Farhan Senyum Lebar Dapat Sinyal dari Prabowo
Katanya Pulau Dewata Dijaga, tapi DPRD Justru Usulkan Gedung Lebih Tinggi