Bagi Anda yang bernyali, cobalah datang ke Taman Buaya Asam Kumbang di Medan. Di sini terdapat buaya dengan berbagai macam ukuran, dari yang masih kecil hingga besar. Tak hanya itu, Anda juga bisa melihat mereka sedang makan. Inilah wisata yang menantang.
Dari situs resmi Pemerintah Kota Medan yang dikunjungi detikTravel, Kamis(11/10/2012), Taman Buaya Asam Kumbang terletak di Desa Asam Kumbang 5 km dari pusat kota Medan. Uniknya, penangkaran ini awalnya adalah hobi dari Lo Tham Muk yang gemar memelihara buaya. Awalnya di tahun 1959, dia memelihara 12 buaya. Lalu dari situlah dia mulai menggembangkannya sebagai tempat penangkaran buaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cukup dengan Rp 15 ribu saja, Anda dapat memasuki penangkaran buaya ini. Anda akan melihat buaya-buaya tersebut di dalam kandangnya. Buaya-buaya yang berukuran kecil, atau baru beberapa tahun ditempatkan secara menumpuk di dalam satu kandang. Hiiii! Bulu kuduk akan merinding jika membayangkan Anda masuk ke dalam kandangnya.
Untuk buaya yang besar, sekitar usia 10 tahun ke atas tidak ditumpuk dalam satu kandang. Hanya beberapa buaya saja yang ada di kandang-kandangnya. Namun, ukurannya yang besar akan tetap membuat Anda merinding. Apalagi saat mereka membuka mulutnya!
Di bagian belakang tempat ini, ada kolam raksasa. Dengan air yang berwarna kehijauan, kolam ini bagaikan rawa. Lihatlah secara teliti ke dalamnya. Anda sekilas akan melihat kayu yang mengapung di atas air. Ups, jangan salah, itu adalah buaya.
Waktu buka Taman Buaya Asam Kumbang adalah pukul 09.00-18.00 WIB. Saat pukul 17.30 WIB, Anda akan melihat aktivitas seru dan menegangkan dari buaya-buaya tersebut. Sebabnya, saat itulah waktunya Anda melihat buaya sedang menyantap makanan. Dengan tubuhnya yang besar, mereka berenang dan berlarian di daratan untuk memakan mangsanya. Buaya-buaya tersebut akan saling rebutan dan mengadu kekuatan untuk makan.
Cukup satu jam dari Kota Medan, Anda dapat menuju ke penangkaran buaya ini. Parkirannya pun cukup luas. Selamat berkunjung ke Taman Buaya Asam Kumbang dan nikmati berwisata di 'rumah' buaya.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
3 Hari Festival Songkran, 95 Orang Meninggal