Biasanya, saat mendatangi sebuah taman, Anda akan melihat suasana asri dari pohon-pohon dan rindang. Ada juga deretan bangku yang bisa dijadikan sebagai tempat bersantai. Tapi, di Kota Suwon, Korea Selatan, malah ada taman yang isinya toilet semua.
Taman ini biasa dikenal dengan nama Restroom Cultural Park. Sekilas, taman ini sama saja dengan taman kota dan ruang terbuka hijau lainnya. Namun jika diperhatikan, taman ini ternyata sangat berbeda dan lebih unik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ternyata, Restroom Cultural Park dibuat untuk mengenang mantam walikota pertama Kota Suwon, Jae-Duck. Dulu, dirinya juga dikenal dengan sebutan Mr Toilet, seperti yang dikutip detikTravel dari Daily Mail, Selasa (13/11/2012).
Panggilan oleh masyarakatnya itu bukanlah sebuah cibiran untuk Jae-Duck. Semasa hidupnya, mantan orang nomor satu di Suwon tersebut dikenal memiliki minat yang besar terhadap toilet. Ia juga selalu memperjuangkan hadirnya toilet umum yang lebih baik di Suwon. Jae-Duck juga pernah membuat rumah dengan bentuk toilet yang saat ini berdiri tegak di tengah Restroom Cultural Park.
Rumah tersebut bukan hanya desain luarnya saja yang unik, tapi dalamnya juga berisi berbagai koleksi menarik, tentunya seputar toilet. Ya, ini adalah sebuah museum yang menjelaskan semua perjalanan Jae-Duck dan toilet.
Selain museum, Restroom Cultural Park juga punya hal unik lainnya. Di beberapa tempat di taman ini, Anda bisa melihat uniknya logo toilet umum dari seluruh penjuru dunia. Tidak hanya itu, toilet umum dari masa ke masa ada juga di sini.
Agar lebih menarik, beberapa jenis toilet umum dilengkapi dengan patung manusia. Patung-patung tersebut seakan bergaya untuk memberi tahu pengunjung tentang cara pemakaian toilet. Lucunya lagi, patung-patung yang dibuat juga menunjukkan mimik muka setiap orang yang memakai toilet umum. Ada-ada saja...
Tidak ketinggalan pula toilet tradisional khas Korsel yang juga tidak berbeda jauh dengan toilet tadisional di Indonesia. Dengan bilik bambu, toilet ini cukup membuat pengunjung yang datang ke taman ini tertarik. Mereka biasanya masuk ke dalam bilik kemudian berfoto.
Untuk melengkapi nuansa toilet umum, di taman ini Anda juga bisa menemukan beberapa penjual suvenir yang menjajakan buah tangan berupa toilet berukuran mini. Bahkan, ada juga suvenir dengan bentuk tinja yang didesain lucu dan menarik.
Bukan hanya museum, patung, dan suvenirnya saja, Restroom Cultural Park ternyata juga punya perayaan yang tidak wajar. Taman ini juga punya Golden Poop Art Festival, yaitu festival seputar seni tinja. Anda mau ikutan?
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
3 Hari Festival Songkran, 95 Orang Meninggal