Palio adalah mal yang kini sedang naik daun di mata wisatawan lokal Bangkok. Mereka membanjir ke Khao Yai setiap akhir pekan untuk menikmati udara pegunungan, atraksi seru dan belanja asyik. Salah satunya, ya Palio itu.
Setelah 2 jam perjalanan dari Bangkok ke arah timur laut, detikTravel tiba di Palio ini pada Senin (26/11/2012). Gaya bangunan tradisional Thailand, hilang sirna di tempat ini. Memasuki Palio seperti masuk ke sebuah desa di Italia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada 186 gerai di Palio dari restoran, toko barang branded sampai suvenir. Namun karena temanya Italia, jangan harap menemukan suvenir bertema Thailand. Sangat jarang! Suvenir yang ada di sini kebanyakan bertema barang antik atau bertema Eropa seperti piring, gelas serta hiasan dinding.
Nikmatilah Palio seperti orang kebanyakan. Berfotolah dengan penuh gaya di berbagai sudut Palio yang memang menarik untuk diabadikan dalam kamera. Silakan narsis habis, karena Palio memang menarik dalam gambar. Perut lapar? Palio punya banyak tempat makan untuk mengisi perut.
Palio dikunjungi 250.000 wisatawan setiap bulan. Bahkan, kalau wisatawan ingin merasakan bagaimana menginap di desa Italia, Palio juga memiliki Palio Inn.
"Kami memiliki hotel butik Palio Inn dengan 18 kamar, dan sekarang penuh," kata Deputy General Manager Palio Krishdipong Chankitisakul kepada detikTravel.
Satu jam saja berada di Palio, mungkin wisatawan akan lupa sedang berada di Thailand. Detil bangunan yang meniru Italia sungguh sempurna. Begitulah caranya orang Thailand memindahkan Italia ke tengah kawasan pegunungan di Khao Yai. Keren!
(fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Parah Banget! Turis Thailand Jadi Korban Maling di Bromo, 7 Koper Hilang
11 Bandara Papua Ditutup
Viral, Rumah Jokowi Ditandai Sebagai 'Tembok Ratapan Solo' di Google Maps