Jalan Suryakencana sangat mudah untuk dikunjungi. Jalanan ini terdapat di seberang pintu masuk utama Kebun Raya Bogor. Dari Stasiun Bogor, Anda bisa naik angkutan umum (angkot) bernomor 02 jurusan Sukasari-Bubulak. detikTravel berkesempatan berburu wisata kuliner di sini beberapa waktu lalu.
Memang, Jalan Suryakencana sudah terkenal bagi traveler dari Jakarta atau Bandung. Di sinilah Anda dapat mengisi perut dengan berbagai macam kuliner. Ada soto, bakso, ngohiang, lumpia hingga deretan rumah makan dengan menu andalan masing-masing, yang paling khas di sini adalah pepes sagu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah jualan selama 35 tahun di sini. Pepes sagu ini satu-satunya di Bogor," kata penjual sekaligus pemilik pepes sagu ini, Daniel.
Daniel sangat ramah, tak berapa lama, dia menyodorkan tiga pepes sagu dengan rasa yang berbeda untuk dicoba. Ternyata tiga rasa inilah yang menjadi andalannya, yaitu pepes sagu pisang keju, keju, dan nangka.
Nyaaamm, pepes sagu rasa keju pun menjadi pilihan pertama. Rasanya sangat enak! Sagunya terasa lembut saat dikunyah dan wangi. Kejunya pun sungguh berasa, rasanya tidak menyatu dengan sagunya.
Setelah itu, giliran pisang keju dan terakhir nangka. Nyaamm, ditambah dengan panasnya yang baru dipepes, pas sekali untuk mengganjal perut dan menghangatkan mulut di kala hujan saat itu. Harga satuannya adalah Rp 3.500 saja. Murah bukan?
"Selain ini, masih ada rasa lainnya mas. Ada ikan pepes peda, pete, usus, oncom, cumi, tenggiri," ungkap Daniel.
Pepes-pepes sagu tersebut berjejer rapi di gerobaknya. Asyiknya lagi, pembeli dapat melihat jenis pepes dan harga-harganya yang tertera dengan jelas di gerobaknya.
"Kita buka dari pukul 09.00 pagi sampai pukul 16.00 sore. Biasanya, pembelinya banyak dari Jakarta, kita juga bisa menerima pesanan," kata Daniel yang menunjukan nomor telepon yang tertulis besar di gerobaknya.
Jika traveling ke Bogor, jangan lupa untuk menyicipi pepes sagu ini. Kalau favorit saya, pepes sagu nangka!
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Parah Banget! Turis Thailand Jadi Korban Maling di Bromo, 7 Koper Hilang
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
11 Bandara Papua Ditutup