Masjid Tua Palopo merupakan peninggalan Kerajaan Luwu yang didirikan oleh sang Raja, Sultan Abdullah Matinroe. Masjid ini sudah berusia 4 abad lebih dan bagian lantainya sudah mengalami pemugaran.
Lokasinya tepat berada di Lapangan Merdeka Palopo. Masjid itu memang tak begitu mencolok keberadaannya. Di kelilingi gedung-gedung yang cukup besar, masjid tersebut tampak kecil. Maklum saja, ukurannya hanya 15x15 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
detikTravel di sela-sela perjalanan 'Born to Adventure Makassar-Toraja-Makassar' bersama Suzuki Inazuma, beruntung bisa bertemu dengan Humas Masjid Tua Palopo, Usman Abdul Malla. Pria berusia 65 tahun itu pun tampak menerima dengan tangan terbuka setiap tamu yang datang.
"Masjid ini, batunya adalah campuran batu alam dan kapur. Perekatnya pakai putih telur," kata Usman Abdul Malla.
Ada juga mimbar yang dipercaya didatangkan langsung dari Vietnam, sebagai hadiah untuk sang raja kala itu. Mimbar berwarna cokelat itu memiliki beberapa anak tangga. Terdapat sebuah pintu masuk mimbar berbentuk seperti gapura dengan ukiran-ukiran khas Vietnam. Keren!
"Kalau mimbar Itu hadiah dari pemerintahan Vietnam untuk Raja. Mereka kan pernah datang ke sini menemui Raja," ungkap Usman, Senin (25/3/2013).
Ia juga mengisahkan, ada beberapa sejarah yang terukir di masjid ini. Salah satunya adalah sebuah bedug yang hingga kini masih bisa dipukul. "Kalau bedug itu usianya 300 tahun, 100 tahunan setelah masjid ini dibuat," tuturnya.
Hingga kini, ada beberapa kegiatan keagamaan di Masjid Tua Palopo. "Setiap sore ada pengajian anak-anak, beberapa kegiatan juga dilakukan masyarakat di sini," ujarnya.
Tertarik berkunjung ke Masjid Tua Palopo?
(nu2/aff)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok