Berbikini di Tengah Kota Brisbane, Bisa!
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Australia

Berbikini di Tengah Kota Brisbane, Bisa!

- detikTravel
Selasa, 23 Apr 2013 07:16 WIB
Berbikini di Tengah Kota Brisbane, Bisa!
Streets Beach, pantai buatan di tengah Brisbane (Gagah/detikTravel)
Brisbane - Weekend adalah hal yang dinanti-nanti warga Brisbane, Australia. Mereka pergi ke South Bank, kawasan pusat kota di pinggir Sungai Bribane, yang memiliki pantai buatan. Mau berjemur sambil berbikini, bisa dilakukan di sini.

Bagi warga kota ini, weekend adalah waktunya menghabiskan waktu bersama keluarga, kerabat dekat maupun sahabat. Salah satu tempat populer warga setempat menghabiskan akhir pekan adalah taman bermain yang terletak di sisi selatan Sungai Brisbane, yang bernama South Bank. Pemerintah kota Brisbane sepertinya tahu betul bagaimana memanjakan warganya.

detikTravel menyambangi tempat ini minggu lalu. Di dalam taman terdapat area bermain untuk anak-anak seperti jungkat-jungkit, perosotan, maupun mainan panjatan. Tak hanya itu, di sana ada Streets Beach kolam renang yang dibuat seperti di pinggir pantai lengkap dengan pasir putihnya. Semua itu tanpa dipungut bayaran alias gratis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain bermain air, banyak juga warga yang berjemur di pantai buatan itu atau di atas rumput. Walaupun ramai dikunjungi orang, tidak tampak sampah berserakan sehingga acara kumpul-kumpul keluarga pun menjadi nyaman.

Jika lapar, lebih dari 30 cafe dan bar siap mebantu pengunjung untuk mengisi ulang perut mereka supaya bisa kembali aktif. Tapi jika mau murah meriah, wisatawan bisa membawa makanan dari rumah dan menggelar tikar untuk piknik di rerumputan taman.

Di beberapa bagian taman, beberapa pengamen jalanan memperlihatkan keahliannya mulai dari drama, sulap, maupun berakrobat. Usai acara mereka biasanya merayu penonton agar memberinya AUD 5-10 (Rp 50 ribu-100 ribu), namun mereka juga menerima bila ada yang memberi kurang dari itu semua.

Tak jauh dari taman ada kincir raksasa setinggi 60 meter yang satu kapsulnya bisa diisi maksimal 4 orang. Namun kali ini tidak gratis, wisatawan maupun warga Brisbane yang mau menaikinya harus membayar AUD 15 (Rp 150 ribu) untuk orang dewasa serta anak-anak AUD 2-10 (Rp 20.000-100.000).

Dari puncak kincir, kita bisa melihat pemandangan Brisbane dari atas. Mulai dari kelok-kelok Sungai Brisbane sampai harmoni antara gedung-gedung tinggi dan areal taman nan hijau. Beautiful!

Sehabis menjajal kincir raksasa, menyusuri Sungai Brisbane bisa menjadi alternatif pilihan wisata di tengah kota. Waktu paling cocok untuk menyusuri sungai yang bermuara di Moreton Bay ini, adalah pagi atau sore hari.

Bayangkan saja menyusuri sungai melihat pemandangan sambil menyeruput teh/kopi sambil mengudap roti kismis. Sangat menyegarkan!

Dalam perjalanan kurang lebih 30 menit, Anda bisa melihat perpaduan arsitektur kuno dan modern di pinggir sungai. Banyak juga bangunan lawas yang dulunya gudang atau kantor sudah berubah menjadi apartemen dan rumah tinggal. Tak ketinggalan juga taman-taman penuh pohon rindang dan tebing-tebing yang bisa digunakan semua orang untuk olahraga panjat dinding.

Tempat lain yang menjadi tujuan wisata warga Brisbane dan turis adalah pusat perbelanjaan terbuka mirip Pasar Baru yang bernama Queen Street Mall. Segala macam ada, mulai dari makanan/minuman, elektronika, buah tangan, sampai dengan hiburan khusus orang dewasa.

"Ini ada 2 mall di sini. Yang terbesar di Brisbane," kata seorang warga sekitar Greg, kepada detikTravel, Senin (15/4/2013).

Jika Anda mau berbelanja tapi lupa menukarkan uang tak usah khawatir. Banyak money changer yang mau membeli uang rupiah Anda. Tapi pintar-pintarlah memilih money changer, jika ingin mendapat lebih ada lho yang bisa dinego.

Di sekitar mal ada 2 bangunan kuno yang cocok untuk jadi tempat berfoto-foto. Pertama adalah Main Hall, tempat gubernur dulu berkantor yang sekarang menjadi museum dan tempat pameran.

Kedua adalah bangunan eks Treasury di Brisbane Square, yang mirip gedung parlemen eropa. Sekarang sudah berubah fungsi menjadi kasino yang buka 24 jam setiap hari.

"Dulu ini tempat hal-hal yang berharga disimpan. Sekarang mereka mengumpulkan uang dari Anda-anda," canda Greg.

Senja pun tiba dan siang mulai berganti malam. Jalan-jalan di Brisbane mulai sepi, hanya beberapa orang maupun kendaraan yang melintas. Ya, Brisbane bukanlah kota yang ramai, saat malam tiba hanya tempat hiburan malam saja yang didatangi orang-orang.

"Brisbane kota bisnis. Tapi tidak seramai Sydney memang," sahut Greg.

(gah/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads