Gaul Bareng Bule Cantik & Ganteng di Perth, Ini Tempatnya
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Australia

Gaul Bareng Bule Cantik & Ganteng di Perth, Ini Tempatnya

- detikTravel
Senin, 20 Mei 2013 07:52 WIB
Gaul Bareng Bule Cantik & Ganteng di Perth, Ini Tempatnya
Muda-mudi Perth mengantre untuk masuk kelab Carnegies di Perth (Fitraya/detikTravel)
Perth - Ada satu tempat di mana warga Perth, Australia menyambut datangnya akhir pekan dengan clubbing. Aneka kelab berjejer di sepanjang Murray Street dengan pengunjung yang berdandan maksimal, ganteng atau cantik dan seksi.

Perth sebagai ibukota negara bagian Western Australia, dalam pantauan detikTravel memang masih kalah ramai dibandingkan Sydney atau Melbourne. Penduduknya hanya 1,74 juta, tentu kalah jauh dibandingkan Jakarta atau Bandung sekalipun.

Tapi inilah pusat keramaian di Western Australia. Di luar Perth, Western Australia ini hanya tanah kosong atau peternakan saja dengan beberapa kota yang jauh lebih kecil. Di Kota Perth, pusat keramaian itu ada di Murray Street dan Hay Street yang membentang panjang sampai di Perth Central Business District (CBD).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada siang hari, Hay Street adalah pusat keramaian dengan jejeran butik mahal macam Louis Vuitton atau Gucci, teater dan deretan toko lain. Tapi pada malam hari, kawasan yang gemerlap adalah Murray Street dengan aneka kelab, bar, cafe dan restoran berbagai gaya, sesuai selera pengunjungnya.

detikTravel menyusuri serunya Jumat malam (10/5/2013) di Perth. Kebetulan saya memang menginap di sebuah hotel di Murray Street. Di depan hotel saya ada sebuah Belgian Beer Cafe yang bergaya Belgia. Carnegies Bar yang terpisah satu blok, diantre para pengunjung yang sudah berdandan heboh. Musik hingar bingar terdengar dari dalam bar itu.

Tapi kalau ada kelab yang malam itu antreannya paling panjang di Murray Street, itu adalah Capitol. Cewek-cewek cantik berbaju seksi dan cowok-cowok yang tampil modis menunggu kesempatan masuk ke dalam kelab Capitol. Para bouncer berbadan tegap memasang tampang galak memeriksa KTP mereka satu persatu.

"Ini kelab keren! Tadi saya ke sini bareng teman-teman, tapi mereka hilang di dalam, hahaha," kata Jacob pengunjung Capitol kepada detikTravel.

Menurut Jacob, Murray Street adalah pusatnya kehidupan malam di Perth. Pengunjung ditawarkan berbagai kelab sesuai selera mereka, dari yang musiknya ribut sampai yang santai. Beberapa tempat yang favorit kata Jacob adalah Carnegies, Capitol, Tiger Lils.

Dengan melewati kelab Squire yang hiruk pikuk dengan orang ngobrol di terasnya, saya pun melihat kelab Tiger Lils dengan logo gadis berkostum oriental. Wah yang antre banyak juga di sini. Ujung keramaian adalah perempatan Murray Street dan Milligan Street dengan Fast Eddys Cafe di sudut perempatan.

Tapi kalau mau balik lagi, masih ada aneka kelab, bar dan restoran ke arah Murray Street Mall dan Hay Street Mall. Untuk informasi, street mall adalah konsep pertokoan khas Australia dimana tempat yang tadinya jalan raya, ditutup menjadi kawasan khusus pedestrian. Di kanan dan kiri kawasan pedestrian ini berjejerlah aneka toko, mall, departemen store, supermarket, outlet dan toko-toko lain layaknya sebuah mal.

Saya pun balik lagi melewati Carnegies dan hotel saya menuju Murray Street Mall. Ada Moon and Sixpence, pub bergaya Inggris tradisional. Banyak orang Inggris yang datang ke sini. Bajunya pun agak-agak beda dengan pengunjung bar lain karena banyak yang memakai sweater abu-abu. Rasanya seperti melihat teman-teman sekelas Harry Potter di sekolah sihir Hogwarts.

Satu blok sebelum saya mencapai Murray Street Mall, trotoar yang saya lewati diberi garis polisi. Garis polisi ini menutupi area di depan sebuah toko dengan noda yang sepertinya darah di trotoar. Para polisi tampak sibuk menjaga dan mencatat dengan mobil mereka berjejer di trotoar.

Mungkin ada perkelahian atau tindak kejahatan lain. Entah apa yang terjadi, tapi hujan gerimis malam itu dan hawa dingin menjelang musim dingin Australia, membuat saya malas bertanya.

Oh iya, jika lapar dan ingin mengisi perut, mudah-mudah saja dilakukan di Murray Street. Ada beberapa warung kebab halal yang menyediakan aneka kebab mulai daru AUD 9 (Rp 90.000). Malam Sabtu, memang malam yang seru di Murray Street, Perth, Australia.

(sst/sst)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads