John Lennon lahir di Liverpool pada 1940 dan meninggal di New York pada 1980. Meski begitu, pengaruh personel The Beatles ini menyebar ke berbagai belahan dunia. Tak terkecuali Praha, ibukota Republik Ceko.
Lennon adalah figur berpengaruh bagi anak-anak muda Kota Praha saat itu. Saat rezim komunis Gustav Husak berkuasa, lagu-lagu barat sama sekali tak boleh dimainkan. Tak jarang musisi lokal yang dipenjara akibat memainkan lagu-lagu barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anak-anak muda itu kemudian menuliskan aneka keluhan terhadap pemerintah, berujung pada kerusuhan tahun 1988 antara siswa dan polisi setempat di dekat Charles Bridge. Ironisnya, pemerintah Ceko saat itu sempat menyebut pergerakan ini sebagai 'Lennonisme'.
Menyikapi tembok berisi keluhan-keluhan itu, pemerintah Praha tidak tinggal diam. Mereka mengecat Lennon Wall, menghilangkan lukisan wajah yang berukuran besar. Tapi keesokan harinya, tembok itu kembali penuh puisi dan bunga. Sejak saat itu Lennon Wall beberapa kali dicat ulang, namun hal serupa selalu terjadi keesokan harinya.
Sekarang, Lennon Wall menjadi simbol cinta dan kedamaian bagi anak muda Praha. Meski tidak berada di tempat ramai, tak sedikit wisatawan yang mengunjungi Lennon Wall. Sekarang tembok ini kembali dipenuhi grafiti lirik lagu The Beatles dan aneka kutipan terkenal John Lennon.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
Hotel Legendaris di Gerbang Malioboro Kembali Beroperasi