Bandara El Tari menjadi perhatian Senin (10/6/2013) pagi ketika pesawat Merpati yang dipiloti Aditya Prio Joewono mengalami crash landing saat mendarat sekitar pukul 09.40 WIT. Diduga roda depan pesawat tak keluar saat mendarat.
Tapi, di luar dari insiden tersebut, Bandara El Tari adalah salah satu bandara yang ramai dikunjungi turis. Inilah gerbang kedatangan wisatawan domestik dan mancanegara yang ingin menjelajah Flores.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Bandara El Tari Kupang memiliki fasilitas umum yang cukup lengkap. Di sini, traveler bisa menemukan ATM, musala, toko yang menjual suvenir, dan tentu saja restoran.
Ada banyak restoran berjejer di bagian depan bandara. Anda pun bisa menunggu kedatangan pesawat sambil menyeruput kopi hitam yang dipesan.
Dari situs resmi Bandara El Tari, ada 8 maskapai yang beroperasi di sana. Maskapai pertama adalah Garuda Indonesia yang melayani rute penerbangan Jakarta-Denpasar-Kupang.
Selanjutnya ada Lion Air. Sama seperti Garuda, Lion Air juga melayani rute penerbangan Jakarta-Kupang. Hanya saja maskapai ini transit di Surabaya dan bukan Denpasar seperti Garuda.
Untuk rute Kupang-Surabaya, traveler bisa memilih Sriwijaya Air. Lalu, untuk menuju daerah lain di Flores atau kawasan lain di Indonesia Timur, turis bisa naik maskapai Wings Air, Merpati Nusantara, Transnusa, Susi Air atau pun Sky Aviation.
Berada di Bandara El Tari, wisatawan akan disuguhkan dengan pemandangan indah perbukitan hijau. Meski terik matahari terasa menyengat, tidak akan menghilangkan pesona alam di sekelilingnya.
detikTravel pun sempat berkunjung ke bandara ini beberapa waktu lalu. Ketika itu saya datang untuk menghadiri acara di Ende, Flores.
Namun untuk mencapai Ende, saya harus transit terlebih dahulu di Kupang. Baru kemudian lanjut menggunakan pesawat perintis untuk mencapai Ende.
Begitu pertama kali menginjakkan kaki di sini, sinar matahari sontak menyilaukan mata. Sinarnya terasa begitu terang di sana.
Menyapu pandangan ke kanan kiri, ada perbukitan hijau yang mengelilingi bandara. Menegok ke atas, terlihat langit biru dengan awan putih bersih menjadi atap.
Masuk ke dalam, ada banyak turis dari berbagai suku bangsa memadati ruangan tunggu. Tak hanya bagian dalam, bandara ini juga dipadati traveler di bagian luarnya. Ada yang sedang menunggu kedatangan pesawat, ada pula yang duduk untuk mengantar kerabat yang akan pergi.
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5
Daftar Negara Teraman Andai Terjadi Perang Dunia III, Ada Indonesia?