Backpacker yang bertualang ke pedalaman barat daya Amerika Serikat, mungkin akan menemukan benda aneh ini. Beton berbentuk panah raksasa menghampar di tanah sepanjang 21 meter, jumlahnya ribuan. Benda apakah ini?
Beton berbentuk panah ini tersebar dari New York di pantai timur AS sampai San Francisco di pantai barat AS. Bukan main panjangnya. Ada yang menduga ini semacam penanda survei tanah. Ada juga yang menduga ini pemandu pendaratan pesawat UFO.
Namun, ketika membuka kembali catatan sejarah, misteri itu terungkap. Dari Conde Nast Traveler saat dilihat, Rabu (19/6/2013), panah-panah raksasa ini adalah bekas penanda jalur yang disebut The Transcontinental Air Mail Route.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beton panah raksasa ini dipasang setiap 16 km, dicat warna kuning, dilengkapi dengan menara lampu setinggi 15 meter. Dengan bantuan panah ini, pilot bisa menerbangkan surat dari wilayah AS di tepi Samudera Atlantik ke tepi Samudera Pasifik dalam 30 jam.
Beton ini dibangun dari 1924-1929. Dimulai dari Rock Springs, Wyoming, Cleveland, Ohio dan terus sampai ke New York. Kejayaan panah raksasa ini berakhir tahun 1940 ketika teknologi radio dan radar semakin berkembang.
Menara lampu dibongkar dan didaur ulang untuk keperluan Perang Dunia II. Perlahan-lahan, panah raksasa ini terlupakan zaman. Meskipun rusak, tidak terawat, retak-retak, panah-panah raksasa itu masih ada di sana, tersebar di pedalaman Negeri Paman Sam. Sisa-sisa The Transcontinental Air Mail Route, seolah menjadi monumen aneh dan unik bagi traveler yang kebetulan menemukannya.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong