detikTravel mampir ke Pulau Abar di sela-sela Festival Danau Sentani 2013 minggu lalu. Di Pulau Abar, kedatangan kami disambut oleh tarian perang khas pulau tersebut.
Lalu, warga berpakaian adat akan mengantar para turis berkeliling menengok kampung. Hidangan air kelapa muda dan papeda sudah disiapkan gratis untuk wisatawan. Enaknya...
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kampung Abar juga memiliki kerajinan yang tak kalah dengan Kampung Asei. Mereka memproduksi gerabah dari tanah liat. Vas bunga dan pajangan lainnya dibuat oleh para penduduk desa untuk meningkatkan ekonomi mereka. Gerabah ini cocok untuk oleh-oleh.
Senyuman warga Sentani juga bisa Anda temui di beberapa kampung lainnya. Mereka sudah membuka diri karena sadar potensi wisata yang dimiliki.
"Intinya, kita semua makan bersama, hisap rokok bersama. Tapi hanya bikin anak dan mati yang sendiri-sendiri, ha..ha..ha..," ujar Hunter yang menyebut dirinya sebagai pria 'Hantam terus' ini.
(mad/aff)












































Komentar Terbanyak
3 Hari Festival Songkran, 95 Orang Meninggal
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel