Istiqlal, Masjid yang Selalu Jadi Kebanggaan Indonesia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Masjid

Istiqlal, Masjid yang Selalu Jadi Kebanggaan Indonesia

- detikTravel
Kamis, 11 Jul 2013 07:30 WIB
Istiqlal, Masjid yang Selalu Jadi Kebanggaan Indonesia
Masjid Istiqlal, kebanggaan orang Indonesia (Afif/detikTravel)
Jakarta - Dari banyak masjid di Indonesia, Masjid Istiqlal adalah yang paling dikenal oleh wisatawan dalam dan mancanegara. Bangunannya paling besar di Asia Tenggara dan nilai sejarahnya, selalu jadi kebanggaan Indonesia.

Bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk menyambangi masjid. Tiap-tiap masjid di Indonesia mempunyai nilai sejarah dan gaya arsitektur masing-masing, yang menarik ditelusuri. Untuk masjid yang paling terkenal di Indonesia, tentu saja Masjid Istiqlal di Jl Taman Wijaya Kusuma, Jakarta Pusat.

"Tentu bisa dibilang Masjid Istiqlal adalah kebanggaan orang Indonesia. Malah kita ingin menjadikan Istiqlal sebagai jendela informasi muslim Indonesia," ujar Kepala Sub Bidang Kemasyarakatan Masjid Istiqlal, Wahidin kepada detikTravel, Selasa (9/7/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bukan tanpa alasan Wahidin berucap seperti itu. Menurutnya, setiap turis mancanegara yang jalan-jalan ke Jakarta pasti menyempatkan datang ke Masjid Istiqlal.

Tamu-tamu besar negara pun juga menyempatkan untuk datang ke Masjid Istiqlal dalam kunjungannya ke Indonesia. Jadi, Masjid Istiqlal adalah gerbang para pengunjung yang mau melihat kehidupan umat muslim Indonesia.

"Yang terakhir berkunjung itu Barack Obama, Presiden Amerika. Pertama kali yang datang ke Masjid Istiqlal adalah Raja Faisal dari Arab Saudi. Pangeran Charles juga pernah datang ke sini," papar Wahidin.

Masjid Istiqlal juga tak bisa dilepaskan dari sejarah kemerdekaan bangsa. Awalnya masjid ini diprakasai oleh KH Wahid Hasyim dan Anwar Tjokroaminoto dari Partai Syarikat Islam pada tahun 1950-an. Hingga akhirnya Presiden Indonesia pertama, Soekarno ikut turun tangan membantu pembuatan masjid dan akhirnya mulai digunakan pada tahun 1978.

"Istiqlal itu dari bahasa Arab yang artinya merdeka. Dulu, para ulama ingin membangun sebuah bangunan untuk mengenang jasa para pahlawan yang kebanyakan umat muslim. Akhirnya, mereka membuat Yayasan Istiqlal hingga dibangunlah masjid ini," ungkap Wahidin.

Masjid yang mampu menampung hingga 200 ribu jamaah ini pun punya cerita menarik. Cerita perdebatan antara Soekarno selaku presiden dan Hatta selaku wakil presiden, tentang letak Masjid Istiqlal.

"Bung Hatta maunya Masjid Istiqlal ada di wilayah HI sana. Sebab, masih kebun dan rawa-rawa. Tapi Bung Karno maunya di sini, tempat Masjid Istiqlal ini juga dulunya adalah benteng milik Belanda dan kawasannya strategis," kata Wahidin.

Benar saja pendapat Bung Karno. Masjid Istiqlal benar-benar terletak strategis, yaitu di pusat kota dan dikelilingi bangunan-bangunan bersejarah lainnya, seperti Gereja Katedral, Monumen Nasional, dan Stasiun Gambir.

Setiap harinya, Masjid Istiqlal yang total seluas 9 hektar ini tak pernah sepi dari kunjungan umat muslim atau wisatawan mancanegara. Menurut Wahidin, setiap hari tak kurang dari 10 bus wisata datang ke Masjid Istiqlal.

"Kebanyakan mereka datang dari Jawa, tapi ada juga dari Sumatera dan Kalimantan. Untuk turis mancanegara, ada yang dari Malaysia, Arab Saudi, hingga Amerika," kata Wahidin.

Di bulan Ramadan, Masjid Istiqlal pun tak pernah sepi dari aneka kegiatan bagi umat muslim. Dari kegiatan buka puasa bersama hingga itikaf, wisatawan bisa ikut beribadah dan menjelajahi bagian dalam Masjid Istiqlal yang penuh nilai-nilai agama. Arsitektur bangunan masjid ini dirancang seorang arsitek Kristiani, Frederich Silaban. Keren!

"Ada 12 pilar di dalam masjid yang jadi simbol angka kelahiran nabi Muhammad SAW yaitu 12 Rabiul Awal. Tinggi menaranya 66,66 meter atau 6.666 cm yang menyimbolkan jumlah ayat di Al Quran. Serta ada 7 pintu masuk, yang namanya diambil dari Asmaul Husna yaitu nama-nama Allah," ujar Wahidin.

Yuk, isi kegiatan di bulan Ramadan Anda dengan datang ke Masjid Istiqlal. Selain memandangi dan memotret arsitekturnya yang megah, habiskan waktu untuk beribadah secara khusyu di sini.
(sst/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads