Diduga Terjebak Jerat Pemburu, Anak Gajah Tewas di Tesso Nilo

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Diduga Terjebak Jerat Pemburu, Anak Gajah Tewas di Tesso Nilo

Mei Amelia R - detikTravel
Jumat, 27 Feb 2026 05:29 WIB
Anak gajah ditemukan mati di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, Pelalawan, Riau. Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan turun langsung ke lokasi untuk melakukan observasi, Kamis (26/2/2026).
Foto: dok. Istimewa
Pelalawan -

Seekor anak gajah Sumatera ditemukan mati di Taman Nasional Tesso Nilo, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan didampingi oleh Dirkrimum Polda Riau Kombes Hasyim Rissahondua, Dirkrismus Polda Riau Komes Ade Kuncoro Wahyu, dan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau Supartono turun mengecek ke lokasi.

"Kami hadir di sini bersama-sama untuk melakukan observasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara terkait penemuan gajah yang umurnya mungkin kurang dari 5 tahun," kata Irjen Pol Herry Heryawan di lokasi, Kamis (26/2/2026) seperti dikutip dari detikNews.

Anak gajah tersebut ditemukan oleh tim patroli Taman Nasional Tesso Nilo sekitar pukul 12.00 WIB Kamis 26 Februari 2026. Gajah tersebut ditemukan dalam kondisi sudah membusuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolda mengatakan pihak BKSDA Riau menurunkan dokter bedah nekropsi untuk mengetahui penyebab kematiannya. "Kami menunggu dokter yang melakukan nekropsi untuk mengetahui penyebab kematiannya," imbuhnya.

Jenderal bintang dua itu menyampaikan, dari hasil olah TKP, anak gajah tersebut ditemukan mati dengan kondisi kaki terjerat tali. "Dari hasil sementara, kaki gajah tersebut ada bekas jeratan dan talinya juga masih utuh," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Polda Riau, lanjut Kapolda, melakukan hipotesis terkait penyebab kematian anak gajah tersebut. "Kemungkinan-kemungkinan matinya gajah ini kita buatkan beberapa hipotesa, termasuk apakah gajah ini (mati) karena kena jerat kemudian mengalami infeksi kemudian mati di TKP," katanya.

Polda Riau menurunkan tim untuk menyelidiki lebih lanjut terkait kejadian ini. Pada kesempatan yang sama, Kepala BKSDA Riau Supartanto mengatakan anak gajah tersebut berjenis kelamin jantan. Bangkai gajah ditemukan berjarak 200 meter dari batas kawasan Tesso Nilo.

"Diduga gajah sudah hampir dari satu minggu mati, kalau kita lihat dari kondisi fisik yang membusuk dan berulat. Untuk lebih tepatnya nanti tim medis dari Tesso Nilo akan melakukan nekropsi terkait umur berapa, penyebab kematiannya apa, nanti baru kita bisa menyampaikan penyebab kematiannya," ujarnya.

Polda Riau akan mengumumkan hasil penyidikan kematian gajah tersebut pekan depan. "Nanti insyaallah hari Selasa akan kita umumkan terkait kematian atau pembunuhan atau penembakan terhadap gajah di tempat yang mungkin 10 atau 15 kilometer dari sini," ujar Irjen Herry Heryawan.




(mei/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads