Tak diragukan, Solo adalah destinasi yang lengkap. Tempat-tempat bersejarah hingga wisata belanja dapat Anda datangi di sana. Pulang kampung ke Solo, adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk menjelajahi, mengenal dan kembali mencintai Solo.
Disusun detikTravel, Kamis (25/7/2013) berikut 7 tempat di Solo yang menarik untuk dikunjungi saat pulang kampung:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau Yogya punya Keraton Yogyakarta, maka Solo punya Keraton Surakarta. Keraton Surakarta ini dulunya adalah bekas istana Kerajaan Kasunanan Surakarta Hadiningrat (1755-1946). Memasuki bagian dalamnya, Anda seolah kembali ke masa kejayaan Susuhunan Pakubuwono II.
Keraton Surakarta punya koleksi kesenian dan kebudayaan yang bersejarah dari Solo. Keraton ini terdiri dari beberapa komplek yang punya fungsinya masing-masing. Inilah keraton yang menjadi kebangaan masyarakat Solo.
Keraton Surakarta buka pukul 9.00 sampai 14.00 WIB pada hari Senin hingga Kamis dan pukul 9.00 sampai 13.00 WIB pada hari Sabtu dan Minggu. Tiket masuknya Rp 2.500, tapi kalau mau melongok bagian dalam museumnya siapkan kocek Rp 8 ribu. Lihatlah arsitekturnya yang khas bergaya Jawa dengan ketenangan dan kesunyian yang tiada dua.
2. Pasar Triwindu dan Pasar Klewer
Bagi Anda yang doyan belanja, Solo punya dua tempat istimewa. Kedua tempat itu adalah Pasar triwindu dan Pasar Klewer. Kedua pasar ini pun menjajakan barang-barang yang berbeda.
Di Pasar Klewer, Anda bisa berburu aneka batik yang berkualitas. Mulai dari kemeja, pakaian anak, mukena, sprei, hingga baju batik dengan motif logo klub sepak bola dapat Anda temukan di sini. Selain itu, ada juga tas, pajangan meja, hingga tempat pensil yang bahan dasarnya dari batik. Pasar Klewer terletak di Jl Dr Rajiman Solo Kota atau sebeah barat Keraton Surakarta. Harga barang-barang di sini pun terjangkau!
Satu lagi, adalah Pasar Triwindu. Pasar ini menjajakan aneka barang-barang antik yang unik. Barang-barang antik di sini seperti koleksi kerajinan logam, benda-benda keramik, batik kuno, topeng, aksesoris wanita hingga lukisan. Barang yang Anda lihat di Pasar Triwindu, biasanya sulit ditemukan di tempat lain.
Pasar triwindu berada di Jl Diponegoro dan buka tiap hari dari pukul 09.00-16.00. Harga barang-barang antik di sini, mulai dari puluhan ribu hingga ada yang mencapai puluhan juta Rupiah. Siap-siap berburu 'harta karun'!
3. Kampung Batik Laweyan
Kurang lengkap rasanya, jika Anda tak mengenal batik solo dari dekat saat pulang kampung ke sana. Nah, tempat yang tepat untuk Anda datangi adalah Kampung batik laweyan. Inilah sentra batik di Solo yang sudah ada sejak tahun 1546.
Di Kampung Batik Laweyan, Anda bisa melihat aneka batik Solo dan juga cara pembuatannya. Di sini batik dibuat dengan dua cara, yaitu pencantingan dan cap. Jenis bahan yang digunakan pun bermacam-macam, mulai dari batik berbahan katun hingga sutera. Asyiknya, wisatawan dipersilakan untuk mencoba dan belajar cara membatik.
Puas menggali ilmu tentang batik, jangan lewatkan belanja batik-batik yang ada di Kampung batik Laweyan. Harganya pun bervariasi, tinggal pilih sesuai selera Anda. Jarak dari pusat Kota Solo ke Kampung Batik laweyan hanya sekitar 30 menit saja. Tunggu apalagi!
4. Galabo dan Gudeg Margoyudan
Mau wisata kuliner? Solo punya tempatnya. Saat malah hari, langkahkan kaki Anda ke Galabo di Jl Mayor Sunaryo. Makanan paling khas di sini adalah sate kare. Sate kere adalah sate sapi atau pun tempe gembus yang dimasak bacem dan dibakar.'Temannya' adalah sambal kacang yang agak pedas. Mantap!
Satu lagi makanan khas di Galabo, yaitu cabuk rambak. Ini adalah lontong yang dipotong tipis dan disajikan di atas daun pisang. Sekilas, tampilannya mirip seperti lontong bumbu, tapi bedanya ada di sambal.Sambal cabuk rambak terbuat dari wijen. Nyam!
Jangan puas dulu, satu tempat wisata kuliner yang wajib Anda datangi adalah Gudeg Margoyudan atau dikenal Gudeg Ceker Bu Kasno. Di sini ada gudeg ceker yang jadi favorit wisatawan.
Rasa gudeg yang manis dan gurih khas milik Bu Kasno mampu menggoyang lidah siapa pun yang melahapnya. Ceker ayamnya pun lembut dan empuk, sehingga mampu membuat Anda ketagihan. Warung makan ini mulai pukul 01.30-05.30 dan beralamat di Jl Wolter Mongensidi.
5. Solo City Walk
Ingin merasakan asyiknya berjalan di wilayah pedestarian? Mampirlah ke Solo City Walk. Kawasan pedestarian ini membentang di Jl Slamet Riyadi sepanjang 7 km. Inilah tempat asyik untuk berjalan kaki dan menikmati Kota Solo yang terkenal tertib.
Pepohonan rindang dan jalanan yang lebar bakal memanjakan Anda saat melangkahkan kaki di sana. Tak sampai di situ, ternyata Solo City Walk juga melintasi aneka destinasi menarik.
Saat berjalan di sana, Anda bisa mampir ke Kampung Batik Kauman, Ngarsopuran Mangkunegaran, Museum Batik Kuno Nasional Danar Hadi, Museum Radya Pustaka, dan Taman Sriwedari. Jika lelah, istirahat dulu di Stadion R Maladi dan Alun-alun Utara Solo. Rasakan udara segar di sana!
Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui. Anda pun bisa berbelanja batik dan suvenir lainnya khas Solo di toko-toko oleh-oleh yang berada di sekitar Solo City Walk. Solo City Walk adalah tempat yang asyik untuk menikmati Kota Solo, sekaligus berolahraga dengan berjalan kaki.
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Parah Banget! Turis Thailand Jadi Korban Maling di Bromo, 7 Koper Hilang
11 Bandara Papua Ditutup
Investor Serbu Gunungkidul, GKR Mangkubumi: Kita Adalah Jogja, Bukan Bali