Di kebanyakan pantai, yang tersisa dari keong hanya cangkangnya. Tapi tidak dengan pantai yang satu ini. Di Pantai Lahunduru, ribuan keong mondar-mandir. Seperti kerajaan keong, tepian pantai penuh dengan keong yang jalan ke sana, ke mari.
Pasir putihnya ditumbuhi rumput dan ganggang laut sisa air laut pasang pagi hari. Pantai Lahunduru bakal jadi destinasi wisata andalan dari Desa Wabula, Buton, Sulawesi Tenggara karena sedang dikembangkan. Namun sekarang, pantai itu masih sangat sepi dan terbilang perawan karena belum banyak yang melancong ke sana kecuali warga lokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ada yang harus diperhatikan wisatawan, yaitu keong. Kebanyakan keong ini cukup kecil, hanya sekitar sebesar kuku jari tangan saja. Keong-keong ini menyebar di seluruh tepian pantai. Ada baiknya Anda memperhatikan langkah saat melancong ke sana. Selamat bermain dengan hewan mungil bercangkang ini!
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong