Ada Dapur Super Besar di Museum Gudang Ransoem
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Museum

Ada Dapur Super Besar di Museum Gudang Ransoem

- detikTravel
Kamis, 29 Agu 2013 10:15 WIB
Ada Dapur Super Besar di Museum Gudang Ransoem
Museum Gudang Ransoen, Sawahlunto, Sumbar (Riyan/d'Traveler)
Sawahlunto - Banyak museum di Indonesia yang memanfaatkan bangunan bekas zaman kolonial. Buktinya Museum Gudang Ransoem ini, dulunya bangunan museum tersebut merupakan bekas dapur terbesar pada zaman penjajahan. Yuk telusuri!

Menengok situs Museum Gudang Ransoem, Kamis (29/8/2013) museum ini dibangun tahun 1918 berada di Sawahlunto, Sumatera Barat. Saat traveler melipir ke Sawahlunto, Museum Gudang Ransoem wajib Anda kunjungi.

Sejak zaman penjajahan, Sawahlunto sangat terkenal memiliki tambang batu bara yang luas. Para pekerja tambang mencapai ribuan orang yang berasal dari Pulau Jawa dan Sumatera. Tak tanggung-tanggung, koloni berinisiatif membuat dapur umum yang besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejarah menuliskan, peran dapur umum ini sangat berarti bagi pekerja tambang. Utamanya untuk melengkapi kebutuhan pangan mereka setiap hari.

Namun, mulai tahun 1945 dapur umum ini tidak lagi digunakan untuk memasak kebutuhan pekerja tambang. Dapur kemudian digunakan untuk memasak kebutuhan para tentara koloni. Kemudian mulai tahun 1950-an bekas dapur umum ini difungsikan sebagai kantor perusahaan tambang batu bara Ombilin, gedung sekolah serta rumah para karyawan tambang.

Dapur umum tersebut kini dijadikan sebagai bangunan utama, di mana traveler dapat menyaksikan semua koleksi berupa bekas peralatan dan perlengkapan dapur yang masih utuh. Jangan heran kalau datang ke sana, pasti Anda akan melihat alat-alat masak berukuran raksasa.

Koleksi yang paling disukai traveler adalah sebuah periuk raksasa terbuat dari besi dan nikel. Itulah periuk yang digunakan untuk memasak nasi saat itu.

Serunya lagi, traveler bisa melihat 2 tungku pembakaran steam generator raksasa yang dulu mampu memasak nasi hingga 3.900 Kg beras setiap hari. Ada juga kompresor (panci tekanan) setinggi 2 meter. Alat-alat buatan Jerman ini dibuat tahun 1894.

Selain alat-alat dapur tersebut, Anda juga akan melihat rumah jagal hewan, gudang besar untuk menyimpan kebutuhan bahan pangan mentah, bekas rumah sakit, kantor koperasi hingga rumah kepala ransum di komplek bangunan ini.

Museum Gudang Ransoem buka setiap hari Selasa-Jumat mulai pukul 07.30–16.30 WIB. Saat Sabtu dan Minggu datanglah mulai 09.00–16.00 WIB. Jangan datang saat hari Senin ya, karena museum ini tutup pada hari itu.

Semakin penasaran dengan museum ini? Datanglah ke Jl Abdul Rahman Hakim, Sawahlunto, Sumbar. Tiket masuknya Rp 4.000 saja. Selamat menjelajah!

(ptr/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads