Menyeberangi danau terbesar di Indonesia, rasanya seperti menyeberang pulau di lautan. Pulau Samosir yang menjadi tujuan, tidak terlihat di batas langit ketika detikTravel hendak menyeberang dari Parapat pada Selasa (27/8/2013) petang itu.
Saya tidak sendirian, melainkan bersama 15 fotografer Garuda Indonesia Photo Contest dari 5 negara. Kapal KM Holidays pun sudah menunggu kami di dermaga Parapat, untuk menyeberang ke Pulau Samosir. Hup! Kami pun melompat naik dan mencari posisi duduk paling nyaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sore itu angin dan ombak sama tenangnya, sembari matahari sore semakin turun. Dermaga Parapat yang masih banyak aktivitas orang saat itu, pelan-pelan semakin kecil di depan mata.
Para fotografer yang seharian lelah berburu foto, untuk sejenak bisa duduk meluruskan kaki. Namun, lensa kamera tetap membidik ke sudut-sudut yang menarik di kanan dan kiri kapal. Jeprat! Jepret!
Sebagian kami duduk di dek bawah yang memiliki atap penutup. Sisanya duduk di dek atas yang terbuka. 3 Anak kecil mengamen dengan bernyanyi lagu-lagu Batak. Tak disangka, suaranya merdu. Rupanya anak-anak di sini belajar bernyanyi sejak kecil. Nakhoda kapal kami pun rupanya hanya remaja tanggung.
Awan cukup tebal sore itu, sehingga sunset yang kami lihat terasa kurang mantap. Namun tetap saja, melihat matahari terbenam dengan pemandangan luas tanpa batas di Danau Toba, rasanya menakjubkan.
Setelah sekitar 45 menit, kami pun sampai di Tuk-tuk, Pulau Samosir. Pulau Samosir makin besar di hadapan kami dan tampaklah segala aktivitas sore warganya. Ada yang mencuci baju, mandi atau memancing di depan rumah-rumah tradisional Batak.
Kapal kami langsung merapat di The Samosir Villas and Resorts dan kami pun melompat turun. Selamat datang di Pulau Samosir!
(fay/ptr)












































Komentar Terbanyak
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
Viral 'Tembok Ratapan Solo', Politisi PSI: Bukti Jokowi Dicintai
Bandara Mencekam, Penumpang Panik-Ketakutan Saat Bos Kartel Tewas