Objek wisata berupa menara pandang bernama Panorama Indah Tele, berada di Tele, pertengahan jalan antara Pangururan menuju Sidikalang. Ini adalah wilayah Kabupaten Samosir yang berada di daratan Sumatera dan bukan di Pulau Samosir.
Menara ini diresmikan pada 22 April 1988. Tiket masuk ke menara ini murah saja. Orang dewasa dikenakan retribusi Rp 2.000, dan anak-anak Rp 1.000 saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kami pun bergegas naik ke menara 3 lantai itu. Menara Tele berada di lereng bukit pada sebuah tikungan jalan. Sehingga, pemandangannya begitu lepas ke arah Danau Toba dengan segala lereng bukitnya. Mantap!
Para fotografer pun mencari posisi sesuai selera. Semua balkon di menara ini penuh. Sayangnya, pagi itu agak berawan, matahari pagi tidak muncul sempurna. Meski demikian, banyak pemandangan keren yang bisa kita lihat.
Ketika hari mulai terang, tampaklah Danau Toba dengan lekuknya. Kabut merayap naik di lereng bukit. Perkampungan penduduk tampak menghampar merata. Di sisi kanan menara tampak air terjun Efrata yang juga menarik perhatian wisatawan.
Jeprat! Jepret! Para fotografer asyik mengabadikan pemandangan pagi dari Menara Tele, sampai tidak terasa kalau perut ini belum diisi apa-apa sejak bangun dini hari tadi.
Nah, kalau sudah lapar, merapat saja ke satu-satunya warung kopi di dekat Menara Tele. Semangkuk mie instan rebus dengan telur dan segelas teh manis panas menjadi teman yang pas untuk mengisi pagi yang dingin-dingin sejuk. Sembari melihat matahari semakin naik, nikmatilah pagi yang asyik di Menara Tele.
(shf/shf)











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Gara-gara Protes Penerbangan Delay, Warga 62 Ditahan Polisi KLIA
Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa