Memang, Panorama Danau Toba Terbukti Dahsyatnya

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Memang, Panorama Danau Toba Terbukti Dahsyatnya

Fitraya Ramadhanny - detikTravel
Rabu, 18 Sep 2013 17:44 WIB
Memang, Panorama Danau Toba Terbukti Dahsyatnya
Pemandangan Danau Toba yang indah (Fitraya/detikTravel)
Karo - Gambar Danau Toba pasti sudah sering Anda lihat di buku, TV atau internet. Ketika melihat langsung aslinya, dijamin Anda akan mengakui danau terbesar di Indonesia ini memang dahsyat.

Melihat Danau Toba dari ketinggian adalah tujuan wisatawan datang ke Karo, Parapat, atau Samosir di Sumut. Ada sejumlah tempat untuk menikmati luasnya danau purba di Sumatera ini.

detikTravel dan fotografer finalis Garuda Indonesia Photo Contest berkesempatan melihatnya dari perbukitan di Taman Simalem Resort, Sidikalang, Sumatera Utara, akhir Agustus lalu. Saat itu cuaca sedang panas-panasnya namun cerah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kami berlompatan dari bus, begitu melihat panorama Danau Toba dari atas jurang berbukit di resor ini. Apalagi, para fotografer dari 5 negara yang sebagian baru pertama kali ke Danau Toba.

Jeprat! Jepret! Semua asyik berfoto walaupun di pinggir jurang.

Melihat hasil foto di kamera sendiri, saya berpikir, ini adalah 'pose' Danau Toba yang sudah sering saya lihat. Tapi di situlah hebatnya Danau Toba.

Berarti, tidak pernah akan ada bosannya wisatawan datang ke sini untuk menikmati pemandangan yang ada. Beberapa rombongan turis asal Singapura di dekat kami, pasti setuju dengan pendapat itu, dengan melihat betapa mereka asyik berfoto dan menikmati pemandangan.

Bayangkan saja, langit biru dengan pemandangan tak terhalang kabut. Tepian Danau Toba tampak melekuk-lekuk seksi. Deretan perbukitan hijau berlapis-lapis. Sungguh, Danau Toba nggak ada matinya.

Dari puncak lereng bukit ini, nun jauh di bawah sana, dekat tepian Danau Toba tampak deretan rumah-rumah pemukiman penduduk. Entah ada berapa desa di sana. Sementara air permukaan danau membentuk pola-pola ditiup angin.

Mata ini mencoba menjangkau jauh ke horizon. Pulau Samosir tidak kalah besarnya menjaga di batas langit.

Danau Toba, sungguh Tuhan membentuk indah dengan tangan-Nya. Kami semua di sini tidak akan beranjak pergi, seandainya tidak diingatkan kalau kami harus pulang ke Medan sebelum malam.

(fay/ptr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads